MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, menegaskan bahwa stabilitas harga bahan pokok dan bahan pangan di pasaran merupakan faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.
Hal tersebut disampaikan Wabup yang akrab disapa Vasung saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Jaminan Produk Halal secara virtual dari Kantor Bupati Minahasa, Senin (9/6).
Menurutnya, kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak terkendali dapat berdampak langsung pada kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta berpotensi memicu peningkatan inflasi.
“Pengendalian inflasi yang berkelanjutan membutuhkan pemantauan harga pasar secara berkala serta langkah intervensi yang tepat sasaran,” ujar Vasung.
Ia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga berbagai komoditas strategis. Selain membahas upaya menjaga kestabilan harga pangan, pertemuan itu juga menjadi sarana sosialisasi terkait jaminan produk halal.
“Kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga pangan. Di sisi lain, kepastian regulasi produk halal dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi pelaku usaha kecil di daerah,” katanya.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol Tomsi Tohir, dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Mendampingi Wabup Vasung dalam kegiatan tersebut, hadir Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Minahasa, Ir. Yanny Moniung, Plt. Staf Ahli Bidang Hukum, serta Kepala BPKAD Minahasa, David Mangundap, SH.
Turut mengikuti rapat sejumlah kepala perangkat daerah, antara lain dari Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa.
