MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA — Bupati Robby Dondokambey turun langsung dalam kegiatan penanaman cabai rawit di Kebun Kelompok Tani Pinasungkulan, Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung pengendalian inflasi melalui peningkatan produksi hortikultura.
Penanaman cabai rawit dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Pasalnya, cabai merupakan salah satu komoditas yang memiliki pengaruh besar terhadap laju inflasi daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Minahasa. Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan produksi pertanian, khususnya cabai rawit, agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Penanaman cabai ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pengendalian inflasi di daerah,” ujar Bupati.
Ia juga mengajak seluruh kelompok tani untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Selain itu, semangat gotong royong dinilai penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Minahasa.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Minahasa akan terus memberikan dukungan melalui pendampingan, penyuluhan, serta program pemberdayaan petani guna meningkatkan hasil produksi dan daya saing pertanian daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Minahasa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Sosial, Plt. Kasat Pol PP, Plt. Kadis Kominfo, Kabag Perekonomian, Kabag Prokopim, Camat Remboken, Hukum Tua Desa Parepei, para penyuluh pertanian, Kelompok Tani Pinasungkulan, serta tokoh masyarakat setempat.
Melalui semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong terwujudnya Minahasa yang mandiri pangan dan sejahtera.
