MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID Memasuki usia tiga dekade, otonomi daerah di Indonesia kini diarahkan untuk mendukung pencapaian target strategis nasional yang terangkum dalam “Asta Cita”.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang digelar secara serentak, termasuk di Kabupaten Minahasa, menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan kebijakan pembangunan.
Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Minahasa, Lynda D. Watania, disampaikan enam langkah strategis yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satu poin utama adalah penguatan kemandirian fiskal daerah agar tidak terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Selain itu, integrasi perencanaan dan penganggaran juga menjadi fokus penting guna memastikan program pembangunan berjalan efektif dan selaras dengan prioritas nasional.
Langkah-langkah tersebut dinilai krusial dalam menghadapi berbagai tantangan global, seperti upaya mencapai swasembada pangan dan energi, serta mendorong reformasi birokrasi. Semua ini diarahkan untuk mewujudkan keadilan sosial di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Sekda Minahasa Lynda D. Watania juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada sejumlah aparatur sipil negara sebagai bentuk apresiasi atas kinerja mereka.
