Ditondano” Sijago Merah Hanguskan Rumah Oma Mely

Minahasa820 Dilihat

MINAHASA.. —postkota.net-   Lagi lagi kebakaran melanda satu rumah keluarga singkoh Malonda di kelurahan Wengkol lingkungan 1 tepatnya di belakang gedung Sekolah Dasar Negeri 6 Tondano Timur yang nyaris ludes terbakar.

Penyebab kebakaran diduga terjadinya arus pendek  listrik  dari lantai atas bangunan yang terbuat dari material kayu (rumah panggung) sekitar pukul 19:00 WITA atau jam 7 malam tadi.Jumat (01/9/23)

Mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Minahasa dengan berkekuatan 5 kendaraannya  tiba di lokasi kejadian langsung memadamkan api dipimpin langsung Sekertaris Dinas Damkar Minahasa Jhon Pantouw .

Dengan kekuatan 5 kendaraan Damkar ,api bisa di padamkan sekitar 1 Jam saat terjadi awal kebakaran .

Baca juga:  Sambut Hari Jadi Lalu Lintas ke-68, Lomba Line Dance dan Olahraga Digelar Polres Minahasa

Dari pantauan media ini Situasi  di lokasi kejadian menjadi pusat perhatian warga yang datang membantu pihak keluarga untuk mengamankan barang yang tidak sempat terbakar.

Kepolisian dari Polres Minahasa dan TNI  Kodim setempat juga ikut terlibat pengamanan lokasi kejadian ,termasuk Satuan polisi Pamong Praja (Sat Pol PP Minahasa) mengatur kendaraan yang lewat di lokasi kebakaran .

Pemilik rumah keluarga Singkoh- Malonda Oma Melly  saat di wawancarai  Manadolive.co.id  mengatakan, awalnya  sebelum terjadi kebakaran dirinya lagi berada di dalam rumah ,tiba-tiba listrik padam namun beberapa detik kemudian api muncul dari dalam rumah langsung terjadi kebakaran ,sehingga keluarga panik dan berteriak minta tolong ke  warga tetangga terdekat .”ungkap Om Melly sambil menangis .

Baca juga:  Wabup RD Buka Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-75 di Minahasa

Kerugian dari kebakaran tersebut belum bisa dipastikan jumlahnya .
Posisi lokasi  kejadian kebakaran ini terbilang padat pemukiman namun  kesigapan porsenil Dinas Damkar tepat waktu datang  ,kebakaran tersebut tidak sempat merambah kerumah lainnya ,walaupun situasi saat itu cuaca angin sangat kencang bisa teratasi .(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *