Rayakan HUT ke 1,Michi No Eki Pakewa Tomohon Launching Produk Herbal “Pakoba Tea”

Tomohon, Uncategorized1447 Dilihat

POSTKOTANEWS.CO.ID  –  Michi No Eki Pakewa hadir di Tomohon melalui kerjasama antara  JICA ( Badan Kerjasama Internasional Jepang),Chiba Minami  Boso  Corporation,Kementerian Pertanian RI dan Pemerintah Kota Tomohon.

Dalam rangka merayakan HUT nya yang ke-1,Michi No Eki Pakewa Tomohon berinovasi dengan meLaunching Produk minuman herbal  unggulan “Pakoba Tea”,Sabtu (25/5/2024). Pakoba merupakan buah khas dari Kota Tomohon,berdasarkan MOU bersama pihak JICA,MNE Pakewa Tomohon menjadikan buah Pakewa (Pakoba) sebagai icon yang harus dikembangkan,ungkap Direktur Pengelola MNE Tomohon Ibu Vonny.J.Pangemanan.

VJP sapaan akrabnya juga menambahkan “MNE Pakewa Tomohon ini merupakan milik dari Pemerintah Kota,kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Tomohon yang telah memberi kepercayaan kepada kami untuk mengelola Michi No Eki Pakewa Tomohon ini,dan kami akan terus berupaya agar kerja sama yang telah terjalin ini dapat membawa kemajuan bagi Kota Tomohon.

Baca juga:  Hut Ke-18 Kota Tomohon

Sejalan dengan tujuan awal,pendirian MNE Pakewa Tomohon untuk meningkatkan pendapatan petani melalui kegiatan agrowisata.Dalam perjalanan setahun ini,MNE Pakewa Tomohon telah berhasil memasarkan berbagai produk,untuk hasil pertanian produk yang ada di MNE Tomohon telah melalui standar tes (uji) pengawasan keamanan Pangan oleh Dinas Pangan,ada juga hasil kerajinan dari UMKM.

Dan untuk kedepannya pihak pengelola berharap bagi para pelaku usaha boleh makin konsisten dalam memproduksi hasil-hasil usahanya sehingga tujuan untuk dapat mengeksport berbagai produk dari Kota Tomohon bisa terwujud.

Di moment HUT ke 1 yang penuh kebahagiaan ini, Direktur Michi No Eki Pakewa Tomohon turut didampingi jajaran pengelola. Di antaranya, Novi Politon SE MM, Judie Turambi SH (Humas), Jacoba Roeroe, dan Jacqueline Mangulu.

Baca juga:  WL: TUGAS BERAT TP PKK "PERKAWINAN DINI"

Ada juga Kadis Pangan Pemkot Tomohon Novi Kainde, dan Pemerhati Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara Taufik Tumbelaka.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *