


MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Penjabat (Pj) Bupati Minahasa, Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah janji panitia pengawas pemilu kecamatan, untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, di Mercure Hotel Manado, Jumat (24/5/24).
Usai pelantikan dan pengambilan sumpah janji, Bupati Jemmy Kumendong, membuka pembekalan panitia pemilu kecamatan, yang diikuti 75 anggota panwascam se Kabupaten Minahasa.
Di kesempatan itu, Bupati Kumendong mengucapkan selamat kepada panitia pemilu kecamatan se Kabupaten Minahasa, yang telah dilantik sebagai anggota Panwascam pemilihan pilkada 2024.
“Tugas yang akan diemban ini, adalah tugas yang mulia dan penuh tanggung jawab. Karena, sebagai pengawas pemilu, panwascam memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis di wilayah masing-masing,” katanya.
Kumendong juga menjelaskan bahwa proses pemilu merupakan salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi. Untuk itu, integritas dan kredibilitas harus dijaga dengan baik.
“Saya berharap, dengan dilantiknya 75 panwascam se Kabupaten Minahasa, kita dapat bersama-sama menjaga proses demokrasi ini agar berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” pesannya.
Dikatakan juga, pelantikan ini bukan hanya seremonial belaka. Namun merupakan momentum awal dari tanggung jawab besar yang diemban panwascam.
“Saya ingatkan agar dalam melaksanakan tugas nanti, panwascam selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan profesionalitas. Berpegang teguhlah pada prinsip-prinsip pengawasan yang objektif, transparan, dan akuntabel,” kata Kumnedong.
Diingatkan pula bahwa pentingnya sinergi dan koordinasi antara panwaslu kecamatan dengan berbagai pihak terkait. Seperti KPU, pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut aktif dalam mengawasi jalannya pemilu. Karena partisipatif aktif dari masyarakat merupakan kunci suksesnya pelaksanaan pemilu yang berkualitas,” pungkasnya.
Tampak hadir, Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulut, Donny Rumagit, Ketua Bawaslu Minahasa, Lord Arthur Malonda, pimpinan Bawaslu Minahasa, Arthur Karinda dan Donny Lumingas, Kepala Sekretariat Bawaslu Minahasa, Nick Kusen, mewakili Kapolres dan Kajari Minahasa. (*)
MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr Lynda Watania MM MSi, menandatangani berita acara Pembentukan Tim dan Konsolidasi Audit Kasus Stunting (AKS) tahun 2024, Rabu (22/5/24).
Bertempat di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Minahasa, Sekda Lynda Watania mengatakan, pembentukan tim Konsolidasi AKS harus dilakukan pemerintah provinsi dan kabupaten kota.
“Tim ini nantinya akan berfungsi untuk mengaudit anak-anak yang terindikasi stunting, kemudian dilakukan investigasi dan mendatanya,” katanya.
Selanjutnya, kata Sekda Watania, jika ada anak yang terindikasi stunting, tim ini akan mendata dan melaporkan ke Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Minahasa.
“Jika ada anak yang terindikasi stunting, Dinas Kesehatan langsung mengintervensi terkait gizi. Kemudian, Dinas PUPR bertugas untuk memperbaiki sarana dan prasarana, seperti air bersih, toilet dan lainnya,” sebutnya.
Sekda mengungkapkan bahwa data stunting di Kabupaten Minahasa berjumlah 59. Namun, data yang dikantongi BPKBN Provinsi Sulawesi Utara berjumlah 102.
“Kita telah menghubungi BPKBN Provinsi, agar melakukan penyesuaian data stunting di Kabupaten Minahasa. Sebab, dari data yang ada, tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” ungkapnya.
Watania juga menjelaskan bahwa stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Dimana, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis.
“Jadi, stunting ini bukan hanya berdampak pada perkembangan fisik saja. Tetapi juga pada perkembangan kognitif anak. Oleh karena itu, penanganan stunting memerlukan upaya yang terpadu dan sistematis dari berbagai pihak,” jelasnya.
Dijelaskan pula, pembentukan Tim Konsolidasi AKS diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang tepat untuk penanganan dan pencegahan stunting secara efektif.
“Saya mengharapkan tim ini dapat bekerja dengan cermat dalam mengumpulkan data dan melakukan analisis yang mendalam terhadap setiap kasus stunting di Kabupaten Minahasa,” ujar Sekda.
Ia pun mengajak Tim Konsolidasi AKS agar menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas utama, demi masa depan anak-anak Minahasa yang lebih sehat dan cerdas.
“Dan saya percaya bahwa dengan komitmen dan kerja keras kita semua, kita dapat menurunkan stunting di Kabupaten Minahasa secara signifikan,” pungkas Sekda. (73″U)
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.