Bupati Minahasa Dukung Riset UNIMA, Teknologi Hemat Air dan Pengurangan Emisi Jadi Harapan Baru Petani

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan riset dan inovasi teknologi pertanian yang dilakukan Universitas Negeri Manado (UNIMA).

Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., mengapresiasi langkah UNIMA yang memilih wilayah Minahasa sebagai lokasi penelitian teknologi pertanian berbasis lingkungan, khususnya penerapan intermittent irrigation atau sistem pengairan berselang pada lahan persawahan.

Menurut Dondokambey, inovasi tersebut menjadi penting di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks, terutama perubahan iklim dan potensi kekeringan yang dapat mengganggu produktivitas lahan.
Teknologi intermittent irrigation merupakan pendekatan pengelolaan air dengan mengatur pemberian dan pengeringan air secara berkala sesuai kebutuhan tanaman. Sistem tersebut diharapkan dapat mendorong penggunaan air yang lebih efisien tanpa mengabaikan kebutuhan pertumbuhan tanaman.

“Pengelolaan air yang lebih efisien sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kondisi kekeringan yang dapat mempengaruhi produktivitas pertanian,” ujar Bupati.
Tak hanya persoalan air, penelitian UNIMA juga menyentuh aspek lingkungan melalui pengambilan sampel gas metana dari lahan persawahan.
Bagi Pemkab Minahasa, data emisi tersebut memiliki nilai strategis. Hasil pengukuran dapat menjadi bahan penelitian untuk melihat hubungan antara pola pengelolaan air dengan tingkat emisi gas metana dari lahan sawah.
Artinya, inovasi pertanian tidak lagi semata-mata diarahkan untuk mengejar peningkatan produksi. Aspek keberlanjutan lingkungan dan upaya menekan emisi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan pertanian ke depan.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat mendukung kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, peneliti, penyuluh dan petani,” tegas Dondokambey.

Dari Laboratorium ke Sawah Petani
Bupati berharap riset yang dilakukan UNIMA tidak berhenti pada laporan penelitian atau publikasi akademik.
Ia mendorong agar hasil penelitian dapat diterjemahkan menjadi inovasi yang aplikatif dan mudah diterapkan petani di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah inovasi pertanian pada akhirnya harus diukur dari sejauh mana teknologi tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi petani, baik melalui efisiensi penggunaan air, peningkatan produktivitas maupun perbaikan kesejahteraan.
Pemkab Minahasa pun membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah daerah, UNIMA, peneliti, tenaga penyuluh dan kelompok petani.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses alih teknologi dari perguruan tinggi ke lahan pertanian, sekaligus menjadikan Minahasa sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan pertanian yang produktif sekaligus ramah lingkungan.

Dukungan Bupati terhadap riset UNIMA ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pertanian daerah yang tidak hanya berbicara soal hasil panen, tetapi juga bagaimana menjaga sumber daya air, menekan dampak lingkungan dan memastikan pertanian tetap mampu bertahan menghadapi perubahan iklim.(J.uno)

Wabup Vanda Sarundajang “Gaspol” Evaluasi MCSP-RBS 2026, OPD Diminta Serius Soal Pelaporan

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID TONDANO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa memperketat pengawasan terhadap progres pelaporan program pemerintahan. Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., memimpin langsung rapat evaluasi Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) dan Risk Based Surveillance (RBS) Tahun 2026, Kamis (3/9/2026).

Rapat yang digelar di Ruang Kerja Wakil Bupati tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi progres pelaporan masing-masing perangkat daerah sekaligus memastikan mekanisme monitoring dan pengawasan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Wabup Vanda memberikan perhatian serius terhadap aspek pelaporan dan pengawasan. Menurutnya, data serta progres yang disampaikan setiap perangkat daerah menjadi bagian penting dalam mengukur kinerja sekaligus memastikan pelaksanaan program pemerintahan berjalan secara efektif dan terukur.

“Pelaporan harus menjadi perhatian serius. Data yang disampaikan harus jelas, akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” demikian penekanan dalam evaluasi tersebut.

Rapat dihadiri Inspektur Daerah, Kepala BPKAD, BKPSDM, Bappelitbangda, Bapenda, Kesbangpol, Dinas Kesehatan, Dukcapil, Perkim, PMPTSP, Kominfo, Dinas Pendidikan, PUPR, Satpol-PP, Kabag PBJ, Kabag Hukum serta Kabag Prokopim.

Kehadiran jajaran perangkat daerah tersebut menunjukkan bahwa evaluasi MCSP-RBS bukan sekadar agenda administratif. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Minahasa untuk memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan terhadap berbagai potensi persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Melalui evaluasi secara berkala, Pemkab Minahasa mendorong setiap perangkat daerah agar bekerja berdasarkan target, menyampaikan pelaporan secara tertib dan transparan, serta segera melakukan pembenahan apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaan program.

Dengan dipimpin langsung oleh Wabup Vanda Sarundajang, pengawasan terhadap progres pelaporan perangkat daerah kini menjadi perhatian serius. Pesannya jelas: pelaporan bukan sekadar formalitas, tetapi bagian penting dari pertanggungjawaban kinerja pemerintahan.

Panen Bawang Merah di Langowan, Wabup Vanda Sarundajang Dorong Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., menghadiri panen komoditas bawang merah di Desa Winebetan, Kecamatan Langowan Selatan, dan Desa Taraitak, Kecamatan Langowan Utara, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan panen tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan ketersediaan pangan, sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.

Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Karena itu, peningkatan produksi di tingkat petani diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi tekanan terhadap harga komoditas pangan di pasaran.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Vanda Sarundajang turut meninjau langsung hasil panen bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa. Kegiatan ini juga dihadiri Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara, Purwanto.

Kehadiran Bank Indonesia mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam menjaga stabilitas harga serta mendorong penguatan produksi komoditas pangan lokal.

Pemerintah Kabupaten Minahasa terus mendorong pengembangan sektor pertanian dengan mengoptimalkan potensi daerah dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Pengembangan komoditas hortikultura, termasuk bawang merah, menjadi bagian penting dalam strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Panen di Desa Winebetan dan Desa Taraitak juga menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan daerah membutuhkan kerja nyata hingga di tingkat petani. Dukungan pemerintah serta sinergi dengan berbagai pihak diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi bawang merah secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Vanda Sarundajang didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pangan, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bagian Perekonomian, serta para Camat Langowan Utara, Langowan Timur, Langowan Selatan, dan Langowan Barat.

Dengan peningkatan produksi dan kolaborasi lintas sektor, bawang merah diharapkan tidak hanya mampu memperkuat ketersediaan pangan di Minahasa, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Minahasa Lantik 56 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Disiplin, Integritas dan Pelayanan Publik

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali melakukan penataan dan penyegaran birokrasi. Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP, melantik dan mengambil sumpah/janji sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Rabu (2/9/2026), sekitar pukul 09.00 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Minahasa, jajaran pejabat pemerintah daerah, rohaniawan, serta para pejabat yang baru dilantik.

Dalam pelantikan tersebut, tercatat 11 pejabat eselon III dan 45 pejabat eselon IV dilantik serta pengisian pelaksana tuga eselon dua sebanyak 2 orang kadis Pertanian dan Kasat sat pol PP dan plt hukum tua sebanyak 2 orang. untuk mengisi sejumlah posisi dalam struktur pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi atau kewenangan, melainkan sebuah amanah yang harus diterjemahkan melalui kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia meminta para pejabat administrator dan pengawas mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan hingga tingkat pelaksanaan, sekaligus memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Jabatan yang diberikan ini adalah berkat. Karena itu harus disyukuri dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Bupati.

Menurutnya, sedikitnya terdapat sejumlah prinsip yang harus menjadi pegangan para pejabat dalam melaksanakan tugas.

Pertama, meningkatkan disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Kedua, mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Ketiga, membangun kerja sama dan komunikasi yang baik dengan seluruh rekan kerja. Keempat, bekerja berdasarkan target dan hasil yang jelas.

“Jangan hanya bertanya apa yang saya dapatkan dari jabatan ini. Tanamkan dalam diri kita, apa yang dapat saya berikan melalui jabatan ini kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjaga netralitas, profesionalitas, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal tersebut dinilai penting agar kepentingan pribadi maupun kelompok tidak mengganggu pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik.

Bupati mengatakan, penataan kepegawaian akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat kemajuan Kabupaten Minahasa. Menurutnya, proses tersebut harus dilakukan berdasarkan kemampuan, kompetensi dan kebutuhan organisasi.

“Bukan berarti kita semua sempurna. Saya sebagai Bupati juga masih memiliki banyak kekurangan. Karena itu, penataan kepegawaian akan terus kita perbaharui untuk kemajuan Kabupaten Minahasa,” katanya.

Ia pun meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, memahami aturan serta memberikan kinerja terbaik bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Dua Pejabat Ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas

Selain pelantikan pejabat administrator dan pengawas, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan penunjukan pelaksana tugas pada sejumlah jabatan pemerintahan.

Salah satunya, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Penugasan tersebut dilaksanakan di samping jabatan definitifnya dan berlaku sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam keputusan Bupati.

Selain itu, Sekretaris Dinas Pertanian juga ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, sembari tetap melaksanakan tugas sebagai sekretaris dinas.

Penugasan tersebut dilakukan untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan hingga ditetapkannya pejabat definitif.

Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) kepada pejabat yang ditugaskan melaksanakan tugas pemerintahan di tingkat desa.

Seluruh pejabat yang menerima amanah tersebut diminta melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan sungguh-sungguh serta memberikan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas kepada Bupati Minahasa.

Menutup sambutannya, Bupati kembali mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik.

“Segera beradaptasi, pahami tugas dan tanggung jawab, serta berikan yang terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa dan seluruh masyarakat,” tandasnya.

Bupati Minahasa Terima Bintang Kehormatan LVRI, Tegaskan Komitmen Melanjutkan Semangat Perjuangan Veteran

MINAHASA ,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey S.si MAP menerima penganugerahan Bintang Kehormatan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan perhatian terhadap organisasi serta para veteran di Kabupaten Minahasa.

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan dihadiri jajaran LVRI, Pemerintah Kabupaten Minahasa, unsur TNI-Polri, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), para veteran serta tamu undangan berlangsung di ruang sidang kantor  Bupati (11/08/26).

Ketua DPC LVRI Minahasa dalam sambutannya menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penghargaan kehormatan kepada pejabat negara maupun kepala daerah merupakan bagian dari bentuk apresiasi LVRI terhadap pihak-pihak yang dinilai telah memberikan kontribusi bagi organisasi veteran.

Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia, terdapat beberapa jenis veteran, di antaranya Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, Veteran Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia, dan Veteran Perdamaian Republik Indonesia, termasuk mereka yang terlibat dalam berbagai operasi militer yang ditetapkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga menyampaikan bahwa LVRI terus memperjuangkan pengakuan bagi para prajurit yang terlibat dalam operasi di Timor Timur pada periode berikutnya agar dapat memperoleh status veteran sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Ketua DPC LVRI Minahasa mengungkapkan sejumlah kontribusi Bupati Minahasa terhadap organisasi veteran. Salah satunya adalah dukungan dengan meminjamkan fasilitas kantor untuk digunakan LVRI DPC Minahasa.
“Penghargaan ini diberikan karena adanya kontribusi terhadap organisasi LVRI. Salah satunya adalah dukungan Bapak Bupati yang telah membantu menyediakan tempat bagi kegiatan organisasi veteran,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penganugerahan Bintang Kehormatan LVRI tersebut.

Bupati mengatakan, penghargaan tersebut merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus menjadi simbol penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan, pengabdian dan patriotisme para veteran.
“Penghargaan ini bukan sekadar tanda kehormatan, tetapi merupakan simbol penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan, pengabdian, patriotisme serta semangat untuk senantiasa menjaga dan melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa,” kata Bupati.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Minahasa, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LVRI yang telah memberikan kepercayaan dan menganugerahkan penghargaan tersebut.
Ia menegaskan, penghargaan itu tidak akan dipandang sebagai penghormatan pribadi semata, tetapi menjadi motivasi dan tanggung jawab untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara.

Menurut Bupati, kemerdekaan Indonesia yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang dan pengorbanan jiwa serta raga para pahlawan dan veteran bangsa.
“Jika dahulu para pejuang berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan pengorbanan yang luar biasa, maka saat ini perjuangan kita adalah bagaimana mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghadirkan pelayanan pemerintahan yang semakin baik,” ujarnya.

Sebagai Bupati Minahasa, ia berkomitmen menjalankan amanah yang dipercayakan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Penganugerahan Bintang Kehormatan LVRI tersebut akan dijadikannya sebagai penyemangat sekaligus pengingat untuk terus bekerja, melayani dan mengabdi bagi kemajuan Kabupaten Minahasa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghargai jasa para veteran serta meneruskan semangat perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Momentum tersebut turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Veteran Nasional yang diperingati setiap 10 Agustus. Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa dan seluruh masyarakat menyampaikan ucapan selamat Hari Veteran Nasional Tahun 2026 kepada seluruh Veteran Republik Indonesia.
“Selamat Hari Veteran Nasional Tahun 2026 kepada seluruh Veteran Republik Indonesia. Mari kita terus menjaga persatuan dan kesatuan serta melanjutkan semangat perjuangan demi kemajuan bangsa dan daerah yang kita cintai,” pungkasnya.

TIFF 2026 Meriah, Pemkab Minahasa Tampilkan Potensi Wisata dan Budaya Lewat Kendaraan Hias

MINAHASA POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Pariwisata turut menyukseskan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang mengusung tema “Collaboration of Spirit”, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Tower Alfa Omega, Kota Tomohon, tersebut turut dihadiri Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., didampingi Ketua TP-PKK Minahasa Martina Dondokambey Lengkong, S.E., Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., serta Sekretaris Daerah Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si.

Dalam gelaran TIFF 2026, Pemkab Minahasa ambil bagian melalui satu unit kendaraan hias bunga yang mengangkat beragam potensi pariwisata dan kebudayaan daerah.

Kendaraan hias tersebut turut mengikuti parade di sepanjang jalur utama Kota Tomohon, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya Minahasa kepada masyarakat luas.

Bupati Minahasa mengatakan, keikutsertaan daerahnya dalam TIFF 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi di bidang pariwisata, kebudayaan, serta ekonomi kreatif.

“Kabupaten Minahasa memiliki beragam potensi wisata dan budaya yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari kekuatan pariwisata Sulawesi Utara. Keikutsertaan Pemkab Minahasa merupakan wujud dukungan atas pengembangan pariwisata di Sulawesi Utara, untuk mendukung berbagai agenda strategis yang dapat memperkuat sektor pariwisata daerah,” ujar Robby.

Ia menambahkan, Pemkab Minahasa terus mendorong agar potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif yang dimiliki daerah dapat menjadi kekuatan bersama dalam memajukan sektor pariwisata Sulawesi Utara.

“Pemkab Minahasa terus mendorong agar potensi wisata, budaya dan ekonomi kreatif di daerah ini dapat menjadi bagian dari kekuatan bersama untuk menjadikan Sulawesi Utara semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

TIFF 2026 menjadi ruang perjumpaan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas hingga masyarakat. Ajang internasional tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Anik Yulius Selvanus, serta Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., didampingi Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Dr. Merry Elisabeth Kalalo, S.H., M.H.

Sejumlah pejabat nasional juga hadir, di antaranya Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI Irene Umar, Deputi Kepala Staf Kepresidenan RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Denny Tuejeh, anggota DPR RI dan DPD RI, Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara, wakil bupati dan wakil wali kota, serta para sekretaris daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Bupati Robby Dondokambey Lantik 114 Pejabat, Perkuat Kinerja Birokrasi Pemkab Minahasa “Ini Daftar yang Dilantik”

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID– Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., melantik dan mengambil sumpah/janji 114 pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, dalam upacara yang digelar di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Rabu (5/8/2026).

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penyegaran birokrasi untuk memperkuat efektivitas organisasi pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati didampingi Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si. Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, pejabat struktural, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebanyak 114 pejabat yang dilantik terdiri atas pejabat Administrator (Eselon III) dan Pengawas (Eselon IV), meliputi tiga camat, 19 lurah, kepala bagian pada Sekretariat Daerah, sekretaris perangkat daerah, kepala bidang, kepala subbagian, kepala seksi, hingga pejabat pengawas pada berbagai organisasi perangkat daerah.

Sejumlah jabatan strategis yang diisi antara lain Camat Tompaso Barat, Camat Eris, Camat Tondano Barat, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa.

Dalam arahannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada setiap ASN merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.”Jabatan adalah amanah, bukan hak. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, disiplin, dan semangat melayani masyarakat. Saudara-saudara yang hari ini dilantik harus mampu menunjukkan kinerja terbaik serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas,” tegas Bupati.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, menjaga loyalitas, serta memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Menurut Bupati, penyegaran organisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memberikan kesempatan bagi ASN mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Minahasa, Johnny Tendean, AP., M.AP., menjelaskan bahwa pelantikan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan organisasi dengan mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi, integritas, dan rekam jejak setiap ASN.

Menurutnya, penataan birokrasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi perangkat daerah sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. BKPSDM juga akan terus mendorong peningkatan kompetensi ASN guna mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat organisasi serta membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan semakin melayani masyarakat.

Pelantikan ini sesuai rekomendasi Komite Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia(KPK RI) dan saat ini sudah dilaksanakan Pemkab Minahasa ,sekaligus penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh peserta yang Dilantik.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.