Polres Minahasa Rekonstruksi 20 Adegan pembunuhan diTataaran

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Polres Minahasa melalui Unit Reskrim menggelar proses rekonstruksi kejadian pembunuhan yang sempat menggegerkan warga Tataaran Tondano, yang menewaskan Miracle Gian Mailangkay, warga Tataaran 1 pada Jumat, (25/05-2024).

Kapolres Minahasa melalui Kasat Reskrim, IPTU Dwirianto Tandirerung, S.Tr.K, yang memimpin proses rekonstruksi menjelaskan, kasus pembunuhan yang melibatkan VL alias Valen, warga Tataaran 2 dalam kejadian tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran jelas mengenai peristiwa yang mengganggu ketenangan masyarakat setempat. Dalam kegiatan ini, tersangka dan korban memperagakan setiap langkah dari awal pertemuan hingga terjadinya aksi penikaman.

“Dari hasil rekonstruksi tersebut, terungkap ada 20 adegan yang diperagakan tersangka saat kejadian tersebut, hingga menyebabkan kematian korban. Kami menekankan pentingnya rekonstruksi ini untuk mengungkap fakta-fakta yang mungkin terlewatkan dalam penyelidikan awal. Kami berharap dengan adanya rekonstruksi ini, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi dan apa motif di balik aksi penikaman tersebut,” ujarnya.

Lanjutnya, dari proses rekonstruksi diawali dengan korban mendatangi rumah tersangka. Situasi memanas dan berujung pada saling tikam, dimana korban terlebih dahulu menikam tersangka. Namun, tersangka kemudian mendapatkan kesempatan untuk membalas menikam korban. Adegan demi adegan memperlihatkan eskalasi konflik hingga akhirnya kedua belah pihak terlibat dalam aksi saling tikam.

“Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika ada potensi konflik yang dapat membahayakan keamanan dan keselamatan bersama. Rekonstruksi ini diharapkan bisa membantu proses hukum berjalan dengan lancar dan memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terlibat,” harapnya.

Ditambahkannya, Kasus ini menjadi perhatian serius pihak berwenang mengingat dampaknya terhadap rasa aman warga. Diharapkan, setelah proses rekonstruksi ini, penyelidikan dapat segera diselesaikan dan keadilan dapat ditegakkan bagi korban maupun pelaku.

Diketahui, Kasus saling tikam dengan menggunakan senjata tajam jenis badik yang menghebohkan warga Tataran Dua Minahasa yang terjadi pada Jumat, (24/05-2024) pagi, akhirnya berhasil diungkap Polres Minahasa.

Dijelaskan Kapolres, pengungkapan kasus yang sudah menghebohkan warga ini langsung ditangani oleh Unit Tipidum, dipimpin Kanit AIPDA Hendro Purnomo, dimana Insiden terjadi pada Jumat pagi, 24 Mei 2024, di rumah tersangka VL alias Valen, di Tataaran Dua Tondano Selatan, yang menyebabkan korban, Miracle Gian Mailangkay, warga Tataaran Satu, meninggal dunia.

Menurutnya, kronologi kejadian terjadi pada pagi itu sekitar pukul 05.00 WITA dini hari, korban Miracle bersama dua rekannya yakni AW alias Aldi dan AT alias Aldo mendatangi rumah tersangka di Tataaran Dua, dimana saat itu tersangka Valen sedang tertidur di kamarnya. Saat mengetuk rumah, ibu tersangka Valen kemudian membukakan pintu, dan korban bertanya keberadaan tersangka, yang di jawab sedang tidur di kamar.

“Korban Miracle kemudian langsung menerobos masuk bersama rekannya Aldi  menuju kamar Valen, untuk mengetuk pintu. Saat Valen terbangun, Miracle langsung masuk dan memukuli Valen di tempat tidur sembari berteriak, Napa ngana Munafik, yang kemudian diikuti mencabut badik dari pinggang dan menikam Valen. Tersangka yang terdesak terus menangkis serangan tersebut, hingga kemudian ibu tersangka masuk dan melerai perkelahian tersebut sembari berteriak ke arah ayah tersangka untuk membantunya,” jelas Kapolres.

Lanjutnya, saat ayah tersangka tiba, dia langsung menahan pisau korban yang akan kembali menyerang Valen yang masih terbaring di tempat tidur, hingga menyebabkan luka robek di lengannya. Valen yang melihat posisi Miracle sudah membelakanginya akibat pisau ditahan ayahnya tiba tiba langsung berdiri dan mengambil pisau miliknya di lemari baju miliknya.

“Tak hitung tiga, Valen yang sudah memegang badik miliknya langsung menikam balik korban dari arah belakang sebanyak beberapa kali, hingga kemudian membuat Miracle tersungkur. Korban yang terluka parah kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit oleh kedua rekannya,  namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.50 WITA. Korban diketahui mengalami beberapa luka tusuk di punggung, ketiak, dan bokong. Tersangka Valen juga mengalami luka iris di lengan dan jari tangan kiri, sementara SL ayah tersangka mengalami luka iris di lengan kiri,” ungkapnya.

Penjabat Bupati Kabupaten Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong, bertindak selaku inspektur upacara (Irup)pada peringatan hari lahir pancasila

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID(Adve) – Penjabat Bupati Kabupaten Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong, bertindak selaku inspektur upacara (Irup)pada peringatan hari lahir pancasila tingkat kabupaten tahun 2024 bertempat di halaman kantor bupati, sabtu (01/06/2024).

Pada upacara tersebut, Pj Bupati Minahasa membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Hamim mengatakan, Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan.

Menurutnya, keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif.”Proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-niali Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,”ujarnya

Patut disyukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara. Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.

Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk kepada kita semua untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia.

Pj Bupati menambahkan, Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah berkomitmen dalam Percepatan Penurunan angka Stunting. Dimana pada beberapa hari yang lalu telah dipaparkan di tingkat Provinsi.

Dengan semangat hari lahir Pancasila ini, Pj Bupati menggaris-bawahi pentingnya kerjasama dan usaha bersama dalam menurunkan angka stunting di kabupaten. Penurunan stunting bukanlah tugas yang bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan gotong royong dan kerja keras dari seluruh elemen.

” Besama kita akan terus berupaya untuk memaksimalkan program penurunan stunting lewat pelayanan Puskesmas lewat penyuluhan dan pelayanan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan, pemantauan gizi, dan pendidikan termaauk tentang pentingnya pola makan sehat bagi ibu hamil dan balita.,” imbuh Pj Bupati.

Kegiatan yang turur dihadir Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Mewakili Forkopimda, Para Asisten, Para Sahli, Jajaran Pemerintah Kab. Minahasa, Para Camat Tondano Raya, ASN Dan THL serta Staf Khusus Bupati.(73″U)

Sekda Watania: Pemkab Minahasa Dipimpin Kumendong Punya Strategi Jitu Menurunkan Angka Stunting.

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID —Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Minahasa melakukan pemaparan presentase laporan pada Tim evaluator Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Tahun 2024, Provinsi Sulawesi Utara, bertempat di The Sentra Hotel Manado, Rabu (29/5).

Dalam presentase yang disampaikan, Sekkab Lynda Watania begitu menguasai dan paham akan permasalahan stunting di Minahasa. Bahkan diapresiasi oleh para panelis. “Terima kasih kepada ibu Sekda Minahasa yang terlihat begitu paham dan sangat baik menjelaskan target penurunan stunting. Bahkan tanpa ada pendampingan dari Dinas atau TPPS,” ujar salah satu Panelis.

Usai presentase, kepada Manado Post, Sekkab Lynda Watania membeber strategi percepatan penurunan stunting yang bakal dilakulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa.

“Strategi kami, dengan melibatkan semua stakeholder. Karena penurunan stunting ini tidak bisa dilakukan hanya oleh satu stakeholder. Melainkan semua yang terlibat dalam TPPS harus bergerak bersama. Harus dikoordinasikan dengan baik, agar semua bisa bekerja sesuai tugas masing-masing dalam bekerja menangani masalah stunting,” bebernya.

Ia juga menyebut, Pemkab Minahasa menerima segala masukan yang sudah diberikan para panelis dalam kegiatan.

“Pada intinya, Pemkab Minahasa yang dipimpin Pj Bupati DR.Jemmy Kumendong dan jajaran  juga menerima semua masukan diberikan dari tim panelis, yang sifatnya syrategis dan kontruktif. Semua saran yang diberikan kami menerima, demi upaya perbaikan Kabupaten Minahasa didalam upaya penurunan stunting di Minahasa,” sebutnya.

Dalam presentase kali ini, Sekkab Lynda Watania menunjukan kesiapan serta keseriusan jajaran Pemkab Minahasa dalam memerangi stunting, dengan menghadirkan seluruh jajaran, baik para Kepala Dinas/Badan, Camat, bahkan TPPS.(73″U)

Sekda Watania Buka Rapat Koordinasi Iuran KORPRI BPJS Ketenagakerjaan

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda Watania, MM, M.Si secara resmi membuka Rapat Koordinasi Terkait Iuran KORPRI BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Minahasa.

Kegiatan ini dipimpin Inspektur Daerah Kabupaten Minahasa, Maudy Lontaan, S.Sos, yang dihadiri para Kadis, Kaban, Camat dan Staf di lingkungan pemerintah kabupaten minahasa yang digelar diruang sidang kantor bupati minahasa Selasa, (28/5/2024)

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda Watania saat membuka rapat koordinasi menyampaikan, rapat koordinasi menyangkut BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting karena menyangkut keuangan yang harus kita pertanggungjawabkan.

“Rekan-rekan sekalian ini berdapak pada kinerja kita, apabila kita tidak tertib administrasi maka akan dicacar habis habisan oleh BPK, maka dari itu penting sekali mewujudkan tertib adminstrasi penyaluran pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Sekda

Sekda mengatakan, walaupun mengalami berbagai kendala, Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat serius terkait dengan Iuran KORPRI BPJS Ketenagakerjaan.

“Rekan-rekan sekalian ada satu treatment saat BPK melakukan pemeriksaan yang harus kita susun saat ini, yang kita sepakati bersama dan harus didukung semua perangkat daerah. Dengan memanjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Iuran KORPRI BPJS Ketenagakerjaan resmi dibuka,” ucap sekda.

Adapun Narasumber dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Derah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda Watania, MM, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Riviva Maringka M.Si, Inspekrur Daerah Kabupaten Minahasa, Maudy Lontaan, S.Sos dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Merry Taroreh.(73″U)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.