DPRD Minahasa Terima Usulan KUA-PPAS 2026, Fokuskan Anggaran pada Akselerasi Pariwisata

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – DPRD Kabupaten Minahasa resmi menerima usulan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Minahasa.

Dokumen KUA-PPAS tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey SSi MAP, kepada Ketua DPRD Minahasa, Drs. Robby Longkutoy MM, dalam Rapat Paripurna DPRD yang dipimpin Longkutoy. Hadir mendampingi, Wakil Ketua DPRD Putri Pontororing dan Adrie Kamasi, serta Sekretaris Dewan Dra. Ria Suwarno MSi, Senin (17/11).

Dalam rapat tersebut, DPRD menyatakan sepakat untuk menindaklanjuti usulan KUA-PPAS 2026 ke tahap pembahasan berikutnya. Ketua DPRD Robby Longkutoy menyambut baik penyampaian dokumen tersebut dan memastikan bahwa DPRD segera melakukan pembahasan internal.

“Pembahasan tentu mengedepankan komitmen sinergi antara legislatif dan eksekutif sebagai landasan akselerasi pembangunan, terutama di sektor pariwisata,” ujarnya.

Baca juga:  Bersama Babinsa 1302/03 Eris dan Ormas, Pemdes Atep Oki Gelar Pengamanan Lebaran

Bupati Dondokambey menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan DPRD menjadi “pijakan kokoh untuk kemajuan Minahasa.” Ia menyampaikan bahwa postur anggaran 2026 dirancang sebagai tahun penguatan akselerasi pembangunan, dengan fokus utama mewujudkan visi “Minahasa Daerah Pariwisata yang Maju dan Sejahtera.”

“Pembangunan kepariwisataan bukan hanya memberi ruang bagi masyarakat untuk mengenal keindahan Minahasa, tetapi juga membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi kreatif, memperkuat akses pasar, meningkatkan sarana infrastruktur, dan memperkuat promosi identitas Minahasa,” ungkapnya.

Sejumlah destinasi wisata prioritas disebut akan mendapatkan alokasi anggaran khusus. Di antaranya kawasan Tondano Baombong sebagai simpul pertumbuhan ekonomi baru, Bukit Kasih Kanonang sebagai ikon wisata rohani, serta pengembangan menyeluruh kawasan Wisata Danau Tondano. Program pariwisata ini juga akan didukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan, termasuk penyediaan fasilitas internet gratis di sejumlah titik strategis.

Baca juga:  Wabup Vanda Sarundajang Terima Kunjungan Pasiar Edu Tourism Australia 2026 di Benteng Moraya

Dalam pemaparannya, Bupati juga menyampaikan ringkasan postur Rancangan KUA-PPAS APBD 2026. Tercatat adanya defisit anggaran sebesar Rp18 miliar, dengan rincian:

Pendapatan Daerah: Rp1.126.800.207.421

Belanja Daerah: Rp1.144.800.207.421

Defisit: Rp18.000.000.000

Defisit tersebut direncanakan ditutup melalui Pembiayaan Neto, yakni Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp30 miliar dikurangi Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp12 miliar.

Secara keseluruhan, rancangan APBD 2026 disusun untuk menjaga kesinambungan pembangunan, memperkuat sektor unggulan, dan memprioritaskan percepatan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini tercermin dalam komitmen pemerintah terhadap program penurunan stunting dan percepatan pengentasan kemiskinan.

Bupati Dondokambey menutup penyampaiannya dengan meminta dukungan konstruktif dari seluruh legislator, agar rancangan strategis tersebut dapat dibahas, disempurnakan, dan ditetapkan tepat waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *