Bupati Tendean : Warga Desa Kaima Remboken Ikut Lestarikan Potensi Danau Tondano

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Masyarakat kecamatan Remboken khususnya Desa Kaima harus ikut terlibat dalam melestarikan danau tondano dan pengembangan pariwisata kabupaten minahasa,”ungkap Pj Bupati Minahasa Dr Noudy Tendean.SIP.Msi dalam sambutannya pada HUT ke.205 Desa Kaima ,Sabtu 15 februari 2025.
Bupati Tendean mengatakan ,Pemerintah Kabupaten Minahasa mempunyai visi misi mengembangkan potensi pariwisata Danau Tondano, salah satu danau terbesar di Sulawesi Utara, semakin menarik perhatian sebagai destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam yang memukau dan keanekaragaman budaya yang kaya. Terletak di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut, danau ini dikelilingi oleh perbukitan hijau yang subur dan menawarkan pemandangan yang memikat, menjadikannya lokasi ideal bagi para wisatawan yang mencari kedamaian dan keindahan alam.”Ujar Tendean .
Lanjutnya soal Potensi Wisata Alam Danau Tondano terkenal dengan airnya yang jernih dan latar belakang pegunungan yang spektakuler. Wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas seperti berperahu, memancing, dan bersantai di tepi danau. Tak hanya itu, terdapat pula spot-spot foto yang instagenic di sekitar danau yang menjadi favorit para pengunjung, terutama di saat matahari terbit dan terbenam.
Selain keindahan alam, Danau Tondano juga kaya akan budaya. Masyarakat sekitar termasuk warga remboken harus mempertahankan tradisi dan adat istiadat yang unik, sehingga pengunjung dapat merasakan pengalaman budaya yang otentik. Festival-festival lokal, seperti Festival Danau Tondano yang diadakan setiap tahun, menampilkan tarian tradisional, musik, dan kuliner khas Minahasa yang menggugah selera.”Kata Tendean .
“Saya selaku bupati menyarankan kepada masyarakat Remboken lebih khusus Desa Kaima yang saat ini merayakan HUTnya ke.205 untuk mencari jejak-jejak sejarah kecamatan remboken serta desa-desa lainya ,sehingga wisatawan datang mengunjungi desa ,warga atau pemerintah desa bisa menjelaskan asalmula sejarah desa secara detail,hal ini bisa menambah pengetahuan para wisatawan yang datang,”ujar Tendean .
“Dengan mengembangkan pariwisata disulawesi utara ,sehingga semua itu berbanding lurus dengan semangat bersama masyarakat ,akan potensi Danau Tondano untuk kita sama-sama kembangkan karena peluang sudah didepan mata, harus tangkap itu, dan masukan dalam dokumen perencanaan secara bertahap ,lalu kita eksekusi mulai tahun 2026 sampai 2030 sudah bisa akan memberikan perkembangan yang signivikan ,asalkan masyarakat punya keinginan dan mau melaksanakannya.”Tegas Tendean.

Pemerintah daerah setempat tengah berupaya untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata di sekitar Danau Tondano. Pembangunan jalur akses, penginapan, dan fasilitas umum lainnya semakin dipercepat untuk mendukung perkembangan pariwisata. Beberapa investor juga mulai melirik potensi investasi di sektor pariwisata, seperti resort dan tempat kuliner yang menyajikan makanan khas daerah. Namun, di balik semua potensi tersebut, perhatian terhadap lingkungan juga menjadi fokus utama. Upaya konservasi dan perlindungan ekosistem danau sangat penting untuk menjaga kelestarian danau dan keanekaragaman hayati yang ada. Inisiatif dari pemerintah dan komunitas lokal dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Tondano harus terus didorong agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Tendean berharap dengan pemandangan yang menakjubkan, budaya yang kaya, dan usaha untuk mengembangkan infrastruktur, Danau Tondano memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia. Semua pihak diharapkan dapat berkolaborasi untuk mempromosikan keindahan danau ini dari Desa Kaima Remboken , Danau Tondano tidak hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan pelestarian budaya serta lingkungan. Dari Desa Kaima Wisatawan diundang untuk menjelajahi keindahan Danau Tondano dan merasakan pengalaman tak terlupakan di surga tersembunyi ini.”Pungkas Tendean .

Saat itu juga Pemerintah Desa Kaima melalui Hukum Tua Desa Kaima, Arthur Supit, ucap terima kasih kepada Pejabat Bupati Noudy Tendean yang telah memberikan pengertian dan pembelajaran mengenai pengembangan ekowisata dan destinasi pariwisata Danau Tondano.

Lantas Polres Minahasa Gelar Operasi Simpatik Di Hari Valentine Dengan Bagi-bagi Cokelat Untuk Pengendara Taat Lalulintas

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa gelar Operasi Simpatik sekaligus rayakan hari kasih sayang atau dikenal para kaulamuda dengan Valentine day,satuan lantas polres minahasa dengan bagi-bagi coklat simbol valentine kepada pengemudi kendaraan dilokasi jalan Sam ratulangi depan kantor Bupati Minahasa.Jumat (14 /02).

Kendaraan yang melewati operasi Simpatik ini ,satu persatu di periksa kelengkapan surat kendaraan SIM,STNK serta kelaikan kendaraan ,usai melakukan pemeriksaan bagi kendaraan yang lengkap dan tidak ada pelanggaran diberi  permen coklat ,tanda rasa terima kasih pihak kepolisian kepada warga yang kendaraannya lengkap.

Kepala satuan lalulintas polres minahasa IPTU Repy Samel kepada wartawan Postkotanews.co.id saat ditemui di lokasi menjelaskan, operasi simpatik ini tidak lain bertujuan  untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban serta disiplin berlalu lintas jelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.”Ujar Kasat Samel.

Operasi simpatik ini juga bertepatan dengan hari kasih sayang sedunia atau Valentine Day ,sehingga kami satlantas polres wujudkan dengan pembagian cokelat kepada pengendara yang taat aturan lalu lintas, seperti memiliki surat-surat kendaraan lengkap, menggunakan helm, dan memasang plat nomor kendaraan.

“Kegiatan pembagian cokelat ini sebagai penghargaan dan apresiasi kami kepada masyarakat yang telah mematuhi peraturan lalu lintas,” ujar Kasat Lantas IPTU Repy Samel.

lanjut Kasat , hal ini sebagai tujuan untuk  meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Kasat berharap, dengan pendekatan yang humanis, masyarakat dapat lebih memahami bahwa penegakan hukum yang dilakukan oleh kepolisian adalah demi kepentingan bersama.

“Kami Satlantas Polres tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat akan pentingnya keselamatan lalu lintas,” ujarnya.

” Saya atasnama Kapolres Minahasa AKBP Sophian SIK , mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm saat berkendara, serta melengkapi surat-surat kendaraan. Masyarakat lebih sadar memahami keselamatan berlalu lintas,” Pungkas Mantan Kapolsek Pelabuhan Manado.(73″U)

Reskrim Polres Minahasa Berhasil Ungkap Curanmor yang Hilang satu Tahun Lalu

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID– Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Minahasa berhasil mengungkap kasus  tindak pidana pencurian kendaraan roda empat (R4).

Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan seorang pria (CP) 22 diduga sebagai pelaku pencurian satu unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam dengan nomor polisi DB 1180 QS.

Kasus ini bermula dari laporan polisi (LP) nomor LP/B/24/I/2024/SPKT/POLRES MINAHASA/POLDA SULAWESI UTARA, yang dibuat oleh pelapor Ficky Pangerapan pada 19 Januari 2024.

Berdasarkan laporan tersebut, pencurian terjadi pada Kamis, 18 Januari 2024, sekitar pukul 22.00 WITA di depan Rumah Sakit Umum Sam Ratulangi, Tondano, Kelurahan Ranowangko, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa.

Dalam penyelidikan, tim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Minahasa, AKP. Eddy Susanto, S.Sos berhasil mengidentifikasi seorang pria CP (22) Alamat Kelurahan Tuutu, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa yang diduga sebagai pelaku. Cap;(Surat laporan polisi )

Berdasarkan hasil penyelidikan, terduga pelaku diketahui memiliki kunci duplikat kendaraan tersebut. Dengan kunci tersebut, ia membuka pintu mobil yang sedang terparkir di depan RS Sam Ratulangi Tondano, lalu menyalakan mesin dan membawa kabur kendaraan tersebut.

Untuk menghindari pelacakan, pelaku menyimpan mobil tersebut selama beberapa waktu, mengganti nomor polisi asli dengan nomor palsu DB 1010 ME, serta melakukan beberapa perubahan pada tampilan kendaraan.

Tim penyidik Satreskrim Polres Minahasa melakukan analisa terhadap rekaman CCTV yang merekam aksi pencurian.

Saat dilakukan pembuntutan, tim mendapati mobil Daihatsu Xenia hitam dengan nomor polisi DB 1010 ME terparkir di rumah terduga pelaku. Polisi kemudian melakukan pengecekan fisik terhadap nomor mesin dan nomor rangka kendaraan. Hasilnya, kendaraan tersebut cocok dengan data pada BPKB mobil Daihatsu Xenia DB 1180 QS milik pelapor.

Atas dasar bukti tersebut, polisi langsung mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti ke Polres Minahasa guna penyelidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan, 1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam, 1 (satu) jaket warna abu-abu dengan lengan hitam, 2 (dua) buah kunci mobil

Kasat Reskrim Polres Minahasa menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini dan melakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga kendaraan mereka agar tidak menjadi korban kejahatan serupa. (73″U)

Pemkab Minahasa Melalui PJ Bupati MOU bersama Injourney Tourism Development Cooperation (ITDC)

MINAHASAPOSTKOTANEWS.CO.ID  – Pemerintah Kabupaten Minahasa terus berupaya mengembangkan potensi wisata daerah dengan menggandeng Injourney Tourism Development Cooperation (ITDC).

Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Noudy R. P. Tendean, S.IP., M.Si., resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan ITDC dalam acara yang berlangsung di kantor ITDC Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Director of Operation ITDC, Wenda Nabiel, memaparkan pengalaman ITDC dalam mengembangkan berbagai kawasan wisata strategis, termasuk Mandalika, Nusa Dua Bali, dan Golomori NTT.

Ia menekankan bahwa konsep pengembangan berbasis keberlanjutan dan daya tarik internasional telah menjadi kunci keberhasilan ITDC.

Dalam sambutannya, Dr. Noudy Tendean menggarisbawahi pentingnya pengembangan Danau Tondano, yang berdasarkan Perpres Nomor 60 Tahun 2021, telah ditetapkan sebagai salah satu dari 15 Danau Prioritas Nasional.

“Danau Tondano memiliki potensi luar biasa yang belum tergarap secara maksimal. Ini adalah ‘The Sleeping Giant’, raksasa yang sedang tidur, yang harus kita bangunkan agar bisa berkontribusi bagi kemajuan Minahasa,” ujar Tendean.

Ia menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan visi nasional dan daerah, di mana Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan Gubernur Sulut terpilih Yulius Selvanus Komaling telah menaruh perhatian besar terhadap sektor pariwisata.

Untuk itu, Pemkab Minahasa akan berkomitmen penuh dalam pengembangan kawasan wisata Danau Tondano dengan pendekatan penta helix, yakni melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media.

Selain ITDC, sejumlah investor ternama seperti Alam Sutera, Pacific Bay, dan Citra Land telah menunjukkan ketertarikannya untuk menanamkan modal di sektor pariwisata Minahasa. Beberapa dari mereka bahkan telah melakukan pertemuan dengan Bupati untuk membahas rencana investasi.

Sebagai langkah konkret, Tendean telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menyusun perencanaan pembangunan yang inovatif dan implementatif dalam lima tahun ke depan.

Dengan kerja sama ini, Tendean yakin bahwa Danau Tondano akan berkembang pesat sebagai ikon wisata Sulawesi Utara.

ITDC sendiri telah membuktikan kesuksesannya dalam menata destinasi wisata kelas dunia seperti Sirkuit Mandalika, Nusa Dua Bali, dan kawasan Sarinah Jakarta.

“Kita harus bergerak cepat dan bekerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki pengalaman dan komitmen tinggi. Dengan kerja keras dan sinergi, dalam lima tahun ke depan kita akan melihat perubahan signifikan dalam pembangunan pariwisata di Minahasa,” pungkasnya.

Hadir dalam Penandatanganan MoU, Perwakilan ITDC: Wenda Nabiel (Direktur Operasional ITDC), Wahyu (General Manager Mandalika), I Made Pari (Operation Group Head ITDC), Nurhady Nugraha (Kepala Divisi Perencanaan dan Desain), Tim ITDC lainnya.

Perwakilan Pemkab Minahasa: Kadis PUPR, Sekretaris Dinas Pariwisata, Kabag Kerja Sama

Penandatanganan MoU ini menandai langkah besar bagi Minahasa dalam mempercepat pembangunan sektor pariwisata dan menjadikan Danau Tondano sebagai destinasi unggulan di Indonesia.(

Sekda Watania Launching Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Koya

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID –Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM,M,Si, Melaunching Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Hari Ulang Tahun kado dari pemerintah. Kegiatan ini berlangsung di Puskesmas Koya Rabu (12/2/25).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan dr. Olvianne Imelda Rattu M,Si mengatakan maksud dan tujuan kegiatan program pemeriksaan kesehatan gratis hari ulang tahun dari pemerintah atau PKG, program ininmerupakan salah satu program prioritas nasional dari Asta cita dari bapak Presiden Prabowo dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka, dimana semua masyarakat Indonesia akan dilayani dengan pemeriksaan kesehatan gratis tepatnya di hari ulang tahun dan launching secara nasional.

Launching ini telah dilaksanakan secara nasional pada tanggal 10 Februari 2025 kemarin dan kami di Kabupaten minat minahasa melaksanakan launching hari ini 12 Februari 2025 dengan tujuan dapat merubah paradigma masyarakat bahwa kesehatan itu harus diprioritaskan preventifnya serta mencegah kondisi-kondisi yang buruk” Ujar Rattu.

Sementara Sekda Minahasa Lynda Watania menyampaikan diera kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka dengan berbagai program-program yang tentu saja menggebrak seluruh warga negara Indonesia yang membangkitkan semua elemen masyarakat yang ada di Indonesia salah satu yaitu gebrakan atau program peningkatan kesehatan gratis bagi seluruh warga negara Indonesia

“Salah satu langkah pemerintah untuk memberikan jaminan ketahanan negara adalah faktor kesehatan, sebab faktor kesehatan adalah kekuatan yang mampu menghindar dari ancaman tantangan hambatan baik yang datang dari dalam maupun ancaman dari luar.

Kalau tidak sehat orang tidak kuat, oleh sebab itu salut dan apresiasi untuk Pemerintah Indonesia dan juga pemerintah provinsi dan kemudian Pemerintah Kabupaten Minahasa mensupport mendukung kegiatan strategis yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia melalui kegiatan yang kita laksanakan saat ini yaitu Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai kado hari ulang tahun dari pemerintah” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan launching, Jajaran Dinas Kesehatan Minahasa, Kepala BPJS Kesehatan, Para Kepala Puskesmas, PLT Camat Tondano Selatan, Staf Khusus Bupati, serta unsur Masyarakat.

Pemdes Tumaratas Dua Laksanakan Musdesus Penetapan KPM- BLT

MINAHASA,-POSTKOTANEWS.CO.ID,- Hukumtua Desa Tumaratas Dua Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, melaksanakan Musyawarah desa Khusus penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun Anggaran 2025.

Bertempat di Aula Balai Desa Tumaratas dua,kegiatan dihadiri Camat Langowan Barat, Dra Sisca Maseo, M.Ap, dan diikuti Ketua BPD, para Perangkat desa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, yang berlangsung pada Selasa (11/02-2025).

Camat Langowan Barat dalam arahannya menyampaikan kepada semua yang hadir, sebagaimana Surat edaran Kementrian Desa (Kemendes) bahwa jumlah KPM-BLT hanya sebanyak 15% dari Dana Desa (DD).

Selebihnya Camat Sisca Maseo juga menambahkan, bahwa jumlah KPM ini setiap tahunnya mengalami perobahan sebagaimana Kebijakan Pemerintah Pusat.

” jumlah KPM-BLT hanya sebanyak 15% dari Dana Desa (DD) dan ini setiap tahunnya mengalami perobahan sebagaimana kebijakan Pemerintah Pusat,” Ujar Sisca Maseo.

Hukumtua Desa Tumaratas Dua Rocky Felix Woran SE, menyampaikan bahwa dengan ditetapkannya jumlah KPM dalam Musyawarah desa khusus ini, maka Final data penerima manfaat di Desa Tumaratas Dua resmi di putuskan sebanyak 15% dari Dana Desa.

“Dengan ditetapkannya jumlah KPM dalam Musyawarah desa khusu ini, maka Final data penerima manfaat di Desa Tumaratas Dua resmi di putuskan sebanyak 15% dari Dana Desa,” Kata Rocky F.Woran SE.

(UDIN)

UNJ Buka Suara Terkait S3 Rektor UNIMA

JAKARTA,POSTKOTANEWS.CO.ID- Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akhirnya buka suara terkait isu minor tentang Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana UNJ tahun 2013 yang pernah diikuti Joseph Philip Kambey jauh sebelum menjabat Rektor Universitas Negeri Manado.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Negeri Jakarta Prof. Dr. Ifan Iskandar. M.Hum turut bersuara menanggapi perbedaan nomenklatur Program Studi yang diterbitkan pada ijazah S3 atas nama Joseph Philip Kambey.

Ia menegaskan, pihaknya perlu memberi tanggapan karena Joseph Philip Kambey pernah kuliah S3 di UNJ.

Menurutnya, persoalan perbedaan nomenklatur Program Studi, bukanlah persoalan serius karena hal itu merupakan masalah nasional sejak tahun 2010 sampai tahun 2020 di hampir seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia.

Ia menjelaskan, ketika itu pihak Kementerian Pendidikan Tinggi punya kebijakan untuk mengatur dan menata pelaksanaan program studi termasuk nomenklaturnya agar seragam antar perguruan tinggi.

“Di UNJ juga mengalami masa perubahan nomenklatur di beberapa program studi. Misalnya Program Studi Bahasa yang berubah beberapa kali namun akhirnya kembali ke Program Studi Bahasa,” ungkap Warek I UNJ Irfan Iskandar yang ditemui di ruang kerjanya, di Gedung Rektorat UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (10/02/2025).

Ia juga menegaskan akan membuat pernyataan resmi UNJ terkait perbedaan nomenklatur Program Studi Manajemen Pendidikan (SDM) Pascasarjana UNJ pada tahun 2013.

Terkait durasi kuliah S3 di UNJ, Irfan menerangkan, ada dua jalur yang berbeda. Untuk mahasiswa S3 jalur umum atau reguler memakan waktu paling lama 3 sampai 6 tahun.

Sementara untuk jalur khusus, lanjut Warek I UNJ, ada persyaratan tekhnis dari pihak rektorat dan wajib diverifikasi. Durasinya menurut Irfan. paling cepat 1,5 sampai 2 tahun lama masa kuliah.

“Jadi semua mahasiswa S3 pasti melewati lama masa pendidikannya tidak kurang dari yang saya jelaskan tadi. Tidak mungkin sudah dinyatakan lulus dari UNJ dan masa pendidikannya 6 bulan,” tegas Warek I UNJ Irfan menanggapi isu di luar yang menyatakan UNJ meluluskan Joseph Philip Kambey hanya berdurasi 6 bulan masa pendidikannya.

Di tempat terpisah, Joseph Philip Kambey yang pernah dikonfirmasi sebelum dirinya dilantik sebagai Rektor Unima, menegaskan pihaknya sudah diklarifikasi secara ketat dan dikonfrontir langsung oleh pihak Kemendikti, termasuk oleh Mendikti langsung.

“Permasalahan tudingan miring dan upaya pihak-pihak yang ingin menjegal saya, sudah selesai. Saya mengikuti proses pendidikan S3 di UNJ dan menyelesaikan seluruh prosedur sampai selesai,” kata Josep Kambey, menjawab pertanyaan wartawan, sebelum dirinya di lantik sebagai Rektor Unima, di Jakarta.

Terkait isu plagiarisme, ungkap Josep, itu ulah oknum yang tanpa ijin mencantumkan namanya dalam satu artikel atau jurnal, dan oknum tersebut sudah membuat permohonan maaf dan pernyataan resmi di berbagai media.

“Saya diseret karena ulah mahasiswa yang tadinya mungkin ingin cari perhatian saya sebagai dekan. Saya tidak tega melaporkannya ke pihak berwajib. Dan memang saya tidak pernah menulis artikel itu. Makanya saya berani buat pernyataan di atas meterai. Di mana plagiatnya? Kecuali saya mengaku sendiri menulisnya,” terang Josep.

Rektor Unima Josep Kambey sendiri tercatat telah menulis sebanyak 133 artikel dan jurnal yang dapat diakses di link : https://scholar.google.co.uk/citations?user=7lEeBOwAAAAJ&hl=en

Dan keabsahan pendidikan S3 Josep Kambey dapat diakses di situs resmu UNJ di link : https://lib.unj.ac.id/tugasakhir/index.php?p=show_detail&id=49804&keywords=.

Saat ini Unima sudah memiliki rektor baru yang sebelumnya sempat dijabat pelaksana tugas dari Kemenristek Dikti sejak terjadi permasalahan Pilrek di tahun 2024. ***

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.