Kasus Pembunuhan di Kiawa Kawangkoan,”Ito Tegah Habisi Nyawa Sahabatnya sendiri”.

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID–Kapolres Minahasa AKBP Steven Simbar SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Eddy Susanto ,Kasi Humas AKP Siwu serta Kanit Jatanras Aiptu Hendro ,menggelar Komprensi Pers Terkait kasus Pembunuhan di Desa Kiawa Kawankoan Utara .

Kapolres Simbar menerangkan Kronologis Kejadian berdarah didesa kiawa tersebut, yaitu Satu orang pria berinisial YL (37), warga Desa Kiawa, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang berujung pada pembunuhan. Kejadian tragis ini terjadi pada Minggu dini hari, 20 Juli 2025, sekitar pukul 01.00 WITA.

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak kepolisian, peristiwa bermula saat korban dan beberapa rekannya mengkonsumsi minuman keras di salah satu lokasi di luar Desa Kiawa. Saat hendak pulang ke rumah, korban terlibat cekcok dengan seorang pria berinisial YMM alias Ito (40), yang juga merupakan warga setempat.

Konflik yang diduga dipicu oleh pengaruh alkohol itu berujung pada tindakan kekerasan. Tersangka diduga mengeluarkan senjata tajam jenis pisau lipat dan menusuk korban di bagian perut dan dada. Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha memberikan pertolongan dan membawa korban ke RS Siloam Sonder, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dalam perjalanan.

Kapolres Minahasa, AKBP  Steven Simbar SIK , didepan wartawan  menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka pada hari yang sama, serta melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Barang bukti berupa sebilah pisau lipat dan pakaian korban juga telah diamankan.

“Tersangka saat ini telah kami tahan dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Kami juga mempertimbangkan Pasal 351 ayat (3) KUHP jika tindakan ini tergolong penganiayaan berat yang menyebabkan kematian,” jelas Kapolres.

Dari hasil penyidikan sementara, motif pembunuhan diduga karena pertengkaran spontan yang terjadi dalam kondisi pengaruh alkohol. Namun demikian, penyidik masih terus mendalami keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti tambahan untuk memastikan kronologi secara utuh.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras secara berlebihan serta menyelesaikan konflik melalui jalur hukum, bukan kekerasan.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menyebarkan video atau konten spekulatif mengenai kejadian ini di media sosial, demi menjaga situasi tetap kondusif. Proses hukum berjalan secara transparan dan akan kami laporkan secara berkala,” tambahnya.

Polres Minahasa mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing, serta segera melapor Polisi  jika melihat tindakan menimbulkan  potensi konflik .”Pungkas Kapolres”.

Hari ini 23 Juli 2025 Korban YL di makamkan pihak keluarga dan dijaga ketat 50 personil Polres Minahasa yang dipimpin langsung Waka Polres minahasa Kompol Fenty Kawulur di dampingi Kasat Sabhara,Kasat Reskrim,Kasat Intel dan Kasi Propam Polres Minahasa.

 

Suasana Hikmat Warnai Puncak Pengucapan Syukur Minahasa 2025

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Tondano Suasana penuh hikmat dan kebersamaan mewarnai puncak perayaan Hari Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa Tahun 2025 yang dipusatkan di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Taman God Bless Minahasa, Minggu (20/7/2025). Ribuan warga tumpah ruah mengikuti ibadah syukur yang dipimpin Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang serta Ketua TP-PKK Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, SE, memimpin langsung jalannya kegiatan. Hadir pula Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Viktor Mailangkay, jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat lintas golongan.

Dalam sambutannya, Bupati Dondokambey menyampaikan bahwa pengucapan syukur bukan sekadar tradisi, melainkan refleksi iman dan warisan budaya Minahasa yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Ini adalah momentum untuk berhenti sejenak dari segala kesibukan dan melihat kembali betapa besar penyertaan Tuhan dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan pemerintahan Kabupaten Minahasa,” ujar Dondokambey.

Perayaan tahun ini berlangsung dalam format yang lebih sederhana namun penuh makna. Untuk pertama kalinya, pusat kegiatan dialihkan ke kompleks Lapangan Sam Ratulangi Tondano, dengan melibatkan secara aktif seluruh perangkat daerah.

Ciri khas perayaan tahun ini terlihat dari kehadiran warga yang membawa sendiri aneka hidangan tradisional khas Minahasa dari rumah masing-masing. Makanan tersebut bukan hanya menjadi simbol syukur, tetapi juga perwujudan nilai kekeluargaan dan semangat gotong royong masyarakat Minahasa.

“Ini bukan sekadar membawa makanan, tapi membawa cerita dan nilai-nilai luhur kita: semangat mapalus dan si tou timou tumou tou,” tambah Bupati.

Momen penting lainnya dalam perayaan ini adalah peluncuran resmi maskot menu masakan Pengucapan Syukur 2025, yakni ayam/bebek woku dan ayam/bebek seroy, hasil inisiatif TP-PKK dan Dekranasda Minahasa.

Bupati RD mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan ini sebagai wahana memperkuat spiritualitas, mempererat hubungan antarwarga, serta membangun komunikasi positif antara rakyat dan pemerintah.”Mari kita isi pengucapan syukur ini dengan semangat melayani, berbagi, dan memelihara damai. Bersama kita bangun Minahasa yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan syukur dan selamat kepada seluruh masyarakat.

“Atas nama pribadi dan keluarga, bersama Wakil Bupati serta jajaran pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat merayakan pengucapan syukur tahun 2025. Kita berbagi dengan sukacita, kita syukuri dengan iman. Kiranya Tuhan memberkati tanah Minahasa, masyarakatnya, dan seluruh kerja pelayanan kita bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam sambutannya berharap agar perayaan Pengucapan Syukur menjadi pemacu semangat pembangunan berkelanjutan di Minahasa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya mengucapkan selamat merayakan pengucapan syukur kepada seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa. Jadikan momen ini sebagai penguat semangat membangun daerah ke arah yang lebih baik,” ujar Gubernur.

Kerjabakti masal Pemkab Minahasa dalam menyambut hari Pengucapan Syukur

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID -Semangat gotong royong mewarnai Lapangan Sam Ratulangi Tondano pagi ini. Seluruh ASN dan PPPK Kabupaten Minahasa bergerak serentak dalam apel kerja bakti massal, Jumat (18/7/2025), sebagai bagian tak terpisahkan dari persiapan menyambut Hari Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa pada 20 Juli mendatang.

Dipimpin langsung Bupati Robby Dondokambey, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, serta Ketua TP PKK Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, apel ini bukan sekadar rutinitas.

Bupati Dondokambey secara lugas menekankan esensi kegiatan ini sebagai perwujudan syukur dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap kebersihan dan ketertiban lingkungan.

“Apel hari ini menandai dimulainya rangkaian kerja bakti massal yang telah rutin kita laksanakan,” ujar Bupati. “Ini tidak hanya merupakan bentuk tanggung jawab ASN dan jajaran pemerintah daerah terhadap kebersihan dan ketertiban lingkungan, tetapi juga menjadi ungkapan syukur kita secara nyata melalui kerja dan pelayanan.”

Perayaan Pengucapan Syukur tahun ini akan dipusatkan di Kompleks Kantor Bupati Minahasa. Bupati Dondokambey menjelaskan, nuansa yang diusung akan lebih tradisional dan sederhana, namun tetap kokoh berakar pada makna spiritual dan iman. Harapannya, seluruh jajaran Pemkab Minahasa dapat menjadi teladan bagi masyarakat.

“Kita berharap seluruh jajaran dapat memberikan contoh nyata dengan menjaga lingkungan kerja masing-masing, membersihkan area publik, memperindah halaman kantor, serta turut serta mendukung kebersihan desa, kelurahan, dan fasilitas umum lainnya,” imbuhnya.

Sorotan khusus juga diberikan kepada para PPPK yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Bupati Robby Dondokambey secara tegas berharap mereka dapat menunjukkan loyalitas, disiplin kerja, profesionalisme, serta semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Hal ini menggarisbawahi komitmen Pemkab Minahasa terhadap kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan ini, Bupati Dondokambey turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa. Kerja keras dan komitmen mereka telah membuahkan beragam penghargaan membanggakan, di antaranya, Juara Harapan II Penilaian Paritrana Award Tahun 2024 dari BPJS Ketenagakerjaan.

Penghargaan dari Kanwil BKKBN Provinsi Sulawesi Utara atas kinerja pelaksanaan program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting, diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara pada 4 Juli 2025.

Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Utara sebagai Daerah Terbaik Harapan III (peringkat 6 se-Sulut) dalam capaian prevalensi stunting sebesar 19,4%.

“Semua pencapaian ini tentu tidak lepas dari sinergi, loyalitas, dan kolaborasi dari semua pihak,” kata Bupati. “Baik pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, hukum tua, hingga staf pelaksana di lapangan. Untuk itu, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya.”

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta kerja bakti untuk melaksanakan kegiatan ini dengan tulus dan ikhlas.

Bupati RD Hadiri Kunker Menteri ATR/BPN RI di Sulut, Terima Sertifikat Tanah Perwakilan Kabupaten

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., MAP, menghadiri Kunjungan Kerja Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia, Nusron Wahid, S.S., M.Si., yang dilaksanakan di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Kamis (17/7/2025).

Kunjungan kerja tersebut dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Kebijakan dan Layanan Pertanahan serta Tata Ruang Provinsi Sulawesi Utara serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama dengan sejumlah organisasi keagamaan terkait legalitas tanah dan wakaf.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Robby Dondokambey menerima langsung sertifikat tanah dari Menteri ATR/BPN RI sebagai perwakilan dari kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Menteri Nusron Wahid dalam sambutannya menegaskan bahwa MoU ini merupakan langkah konkret dalam mempercepat pencatatan dan perlindungan aset lembaga keagamaan di seluruh Indonesia.

“Saat ini baru 32 persen lembaga keagamaan yang tercatat memiliki sertifikat tanah. Artinya, masih ada sekitar 62 persen yang belum terdata. Ini harus kita selesaikan secara serius,” tegas Menteri Nusron.

Ia menambahkan bahwa lembaga keagamaan diperbolehkan memiliki sertifikat hak milik, asalkan mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Agama. Dirinya juga mengingatkan agar seluruh sertifikat wakaf yang belum diperbarui segera dimutakhirkan di kantor BPN untuk menghindari sengketa dan tumpang tindih data kedepan.

“Kami tidak ingin ada lagi konflik kepemilikan lahan akibat data yang tidak akurat. Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sangat penting untuk menyelesaikan persoalan ini,” tandasnya.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan pemaparan mendetail dari Menteri Nusron Wahid, terutama dalam hal pengelolaan dan legalisasi aset yang dimiliki oleh Pemprov, Pemkab, dan Pemkot.

“Kami mendukung penuh langkah strategis ini dan siap berkolaborasi agar proses sertifikasi tanah di Kabupaten Minahasa, termasuk milik lembaga keagamaan, dapat dituntaskan secara menyeluruh,” ungkap Bupati RD.

Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Stevanus, SE, Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, jajaran Forkopimda Sulut, para Bupati dan Walikota se-Sulut, Kepala Kanwil BPN Prov. Sulut, Kepala BPN Kabupaten/Kota, serta pimpinan gereja dan masjid yang menjadi mitra dalam penandatanganan MoU.

Bupati RD dalam kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Minahasa Jeffry Tangkulung, SH., MAP dan Kepala Bagian Prokopim Ricky Laloan.

Bupati Robby Dondokambey pimpin upacara pelantikan dan penyerahan SK PPPK

MINAHASA,POSKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, secara resmi melantik 204 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa pada Kamis (17/7/2025).

Acara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Minahasa ini dirangkaikan dengan apel KORPRI bulan Juli dan penyerahan sejumlah penghargaan penting bagi Pemkab Minahasa.

Dalam upacara tersebut, Bupati Dondokambey bertindak sebagai Inspektur Upacara dan secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan P3K. Sebanyak 204 P3K hadir mengikuti prosesi pengambilan sumpah/janji, penandatanganan berita acara, dan penandatanganan perjanjian kerja.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menekankan pentingnya loyalitas, dedikasi, dan profesionalisme.

“Ini adalah buah dari perjuangan, kesabaran, dan doa yang panjang,” ujar Bupati, mengingatkan para P3K untuk menjadi bagian dari birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Tak hanya pelantikan, momentum ini juga menjadi momentum penyerahan berbagai penghargaan dan agenda strategis lainnya.

Bupati menyerahkan secara simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kepada 227 desa di Kabupaten Minahasa melalui para camat.

Langkah ini, kata Bupati, adalah upaya strategis meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan kewajiban perpajakan daerah.

Prestasi Minahasa tak berhenti di situ, Kabupaten ini diganjar Juara Harapan II Paritrana Award 2024 dari BPJS Ketenagakerjaan, sebuah bukti nyata komitmen dalam perlindungan jaminan sosial tenaga kerja.

Di sektor kesehatan, khususnya penanganan stunting, Minahasa patut berbangga. Penghargaan dari Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara mengukuhkan posisi Minahasa sebagai Daerah Terbaik Harapan III (Peringkat 6 se-Sulawesi Utara) dengan capaian prevalensi stunting 19,4%.

Berbagai penghargaan ini, ditegaskan Bupati Dondokambey, adalah cerminan dari kerja keras, kolaborasi, dan integritas seluruh jajaran Pemkab Minahasa.

“Ini menjadi sinyal kuat bahwa kita berada di jalur yang tepat. Namun, saya tegaskan bahwa tantangan ke depan masih besar. Kita tidak boleh cepat berpuas diri,” ujarnya, sembari mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan penghargaan ini sebagai “bahan bakar semangat” untuk terus bekerja lebih baik.

Tak lupa, Bupati menyampaikan apresiasi atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kesebelas kalinya secara berturut-turut. Ini, menurutnya, adalah buah dari kinerja apik seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan hukum tua.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh anggota Korpri untuk memperteguh komitmen membangun budaya kerja yang inovatif, adaptif, dan responsif. “Mari kita jadikan Kabupaten Minahasa sebagai contoh birokrasi yang sehat, maju, dan melayani,” pungkasnya, diiringi ucapan selamat ulang tahun ke-57 kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, yang turut hadir bersama jajaran pejabat eselon II dan III

DPRD Minahasa Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID  — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Persetujuan tersebut diberikan dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II yang digelar di Ruang Sidang DPRD Minahasa, Selasa (15/7/2025).

Pembahasan Ranperda Melalui Proses Mendalam
Sebelum disetujui, Ranperda ini telah melalui kajian dan pembahasan intensif oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Ansye Taniowas, SE, mewakili Banggar, menyampaikan bahwa hasil pembahasan menyimpulkan Ranperda layak ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.

Beberapa fraksi menyampaikan pandangan akhirnya:

Fraksi Partai Golkar menekankan pentingnya evaluasi penyerapan anggaran, penanganan masalah sampah melalui pengadaan kendaraan dan tenaga kerja, serta perbaikan infrastruktur yang rusak. Meski menyampaikan catatan, fraksi ini menyetujui Ranperda.

Fraksi Gerindra menyoroti pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas pengelolaan anggaran. Mereka juga mendorong pengelolaan aset daerah yang baik serta penegakan hukum dalam pertanggungjawaban APBD.

Fraksi PDI Perjuangan, melalui Leony Liontin Mongi, menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Perda.

Usai pandangan fraksi, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Kesepakatan ini menandai bahwa kedua pihak telah menyetujui Ranperda menjadi Peraturan Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembahasan Ranperda. Ia menegaskan bahwa pertanggungjawaban APBD adalah kewajiban moral dan konstitusional, sekaligus wujud transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Minahasa atas dedikasi dalam mengawal proses pembahasan secara objektif dan bertanggung jawab.

“Masukan dan rekomendasi akan kami tindak lanjuti sebagai wujud komitmen membangun Minahasa yang berpusat pada kesejahteraan rakyat,” ujar Bupati.

 

Ia juga mengumumkan bahwa Minahasa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk kesebelas kalinya berturut-turut, sebagai bukti akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Pengucapan Syukur pada 20 Juli 2025 dengan semangat mempererat iman dan menjaga warisan budaya Minahasa.

Rapat paripurna ditutup oleh Ketua DPRD Minahasa, Drs. Robby Longkutoy, MM, yang mengimbau masyarakat agar merayakan Pengucapan Syukur secara sederhana, namun penuh makna.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Minahasa, Drs. Robby Longkutoy, MM, didampingi Wakil Ketua I, Putri Pontororing, dan Wakil Ketua II, Adrie Kamasi. Dari pihak eksekutif, hadir Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., didampingi Wakil Bupati, Vanda Sarundajang, S.S., serta Sekda, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Forkopimda, dan jajaran Pemkab Minahasa.

Jelang Hari Pengucapan Syukur, Bupati RD Bersama Forkopimda Sidak Pasar Tondano

 

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID— Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta jajaran instansi terkait, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tradisional Tondano, Selasa (15/7/2025). Sidak ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Hari Pengucapan Syukur Minahasa.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa, perwakilan Kodim 1302/Minahasa, Kapolsek Tondano, Kasat Reskrim Polres Minahasa, serta sejumlah pejabat Pemkab Minahasa. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga daya beli masyarakat dan pengendalian inflasi daerah.

Dalam pemantauannya, Bupati Robby Dondokambey menyebut harga komoditas utama seperti beras, minyak goreng, bawang merah, cabai (rica), dan tomat (Barito) mengalami fluktuasi, namun masih dalam batas wajar.

“Kami akan terus memantau pasar dan harga-harga kebutuhan pokok, terutama menjelang Hari Pengucapan Syukur,” tegas Bupati.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menyambut Hari Pengucapan Syukur dengan kesederhanaan dan tidak bersikap konsumtif secara berlebihan.

“Dalam kondisi saat ini, kita harus menyesuaikan diri. Tidak perlu boros, yang penting maknanya tetap syukur kepada Tuhan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah pedagang menyampaikan keluhan terkait kondisi atap pasar yang bocor. Menanggapi hal ini, Bupati berjanji akan melakukan perbaikan tahun ini meskipun belum mencakup keseluruhan area pasar.

“Beberapa bagian yang kami lihat memang tidak layak lagi untuk aktivitas jual beli. Ini akan jadi perhatian kami,” tambahnya.

Selain infrastruktur, para pedagang juga mengusulkan penataan ulang sistem pasar agar suasana berjualan dan berbelanja lebih nyaman dan tertata.

Terkait harga bahan pokok, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa secara umum masih tergolong normal berdasarkan hasil evaluasi tim di lapangan.

“Seperti harga beras yang kita cek langsung ke pedagang, masih sesuai harga pasar,” jelasnya.

Ia menambahkan, sidak seperti ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menekan potensi inflasi serta memastikan distribusi barang tetap lancar menjelang hari besar keagamaan dan adat seperti Hari Pengucapan Syukur.

Sejumlah pedagang juga mengakui bahwa kenaikan harga mulai terasa sejak pekan lalu, namun masih dalam batas toleransi.

 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.