Vaksin Covid-19 di Distribusikan Ke Seluruh Fasilitas Kesehatan di Minahasa

MINAHASA, postkota.co.id – Pendistribusian Vaksin Covid-19 merek Sikovac oleh pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Kesehatan Kamis (28/01) 2020 dikawal ketat anggota Polres Minahasa.

Sebelumnya Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi mengatakan Vaksin tersebut harus di jaga oleh pihaknya sampai pada pelaksanaan vaksinasi di seluruh fasilitas kesehatan baik Puskesmas maupun Rumah Sakit yang ada di wilayah hukum Polres Minahasa.

Pelaksanan penyaluran oleh Dinas Kesehatan melalui Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) yang di wakili oleh Kepala Seksi Survelen Penyakit Menular Ni Nyoman Kari S.Kep.Ns kepada Petugas Kesehatan dari Puskesmas 22, 1 Balai Kesehatan, dan 4 Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Minahasa. (Varly)

Dikawal Ketat, Vaksin Covid-19 Tiba di Minahasa

MINAHASA, postkota.co.id – Kepolisian Resort Minahasa melakukan pengawalan penyaluran Sinovac Vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara  ke Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, Selasa (26/01)2021.

Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, mengatakan Pengamanan penyaluran Vaksin Covid-19 ini dilakukan oleh Polres bersama Polda Sulut, dan akan terus dikawal oleh anggota Polres sampai pada penyaluaran di fasilitas kesehatan, hingga pada tahap Vaksinasi.

“Dari Polres Minahasa, tentunya akan tetap melakukan pengamann Vaksin ini, dan kami akan terus mengawal setiap tahapan hingga saat pelaksanan vaksinasi,” ujar Kapolres.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa melalui sekretaris dinas Jusak Linting SKM M.Mkes Vaksin mengatakan vaksin yang diterima merupakan tahap pertama, dan dikemas dalam wadah Cold Chain atau tempat khusus Vaksin.

“Rencanaya dalam waktu dekat ini, akan disalurkan secara bertahap di Fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Minahasa,” Katanya.

Adapun jumlah vaksin yang diterimah oleh pemerintah Kabupaten Minahasa sebayak 3.800 Vial dengan rincihan:

Box 1*
Nomor Batch 202009009
Jumlah 1600 Vial
Masa berlaku S/d tanggal 24 September 2023.

Box 2 ;*
– Nomor Batch 202009009
Jumlah 40 Vial
Masa berlaku s/d tanggal 24 September 2023.

– Nomor Batch 202011047
Jumlah 1560 Vial
Masa berlaku s/d tanggal 23 November 2023.

Box 3;*
– Nomor Batch 202011047
Jumlah 600 Vial
Masa berlaku s/d tanggal 23 November 2023.
Dan rencanaya dalam waktu dekat ini, akan disalurkan secara bertahap di Fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Minahasa.

(Varly)

GP Ansor Minahasa Galang Dana Untuk Korban Bencana di Manado

MINAHASA, postkota.co.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Minahasa Selasa (26/01) 2020, melaksanakan aksi kemanusiaan dengan melakukan pengumpulan dana untuk masyarakat Kota Manado yang terdampak bencana Alam.

Ketua GP Ansor Minahasa Herman Dalle mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dari Ansor untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban dari bencana banjir dan tanah longsor.

“Ini bentuk wujud kepedulian dari GP Ansor Minahasa. Semoga aksi yang kami lakukan ini bisa berdampak baik, dan bisa meringankan serta membantu saudara kita yang terkenah musibah,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Oleh Wakil Ketua GP Ansor, Haris Tumbol, mengatakan kegiatan penggalangan dana tersebut sudah dijalankan pada beberapa hari lalu.

“Kegiatan ini sudah yang kedua kalinya GP Ansor Minahasa turun ke jalan pada tahun 2018 lalu, dalam membantu korban bencana Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah lalu,” tuturnya. (Varly)

Produsen Tepis Petani Gagal Panen Akibat Benih JH 37

MINAHASA, postkota.co.id – Adanya keluhan petani jagung yang gagal panen karena benih jagung varietas 37 yang ditanam oleh sejumlah petani Desa Tountimomor Kecamatan Kakas Barat berkualitas tidak baik, mendapat respon dari pemerintah dan Produsen Benih Jagung Varietas JH 37, Senin (25/01) 2021.

Nurcahyo SPT,  Manager Produksi PT Twinn Produsen selaku produsen benih jagung varietas 37 menepis hal tersebut. Menurutnya benih jagung JH 37 sudah melalui tahap uji dari Balai Pengawasan dan Sertifikat Benih, (BPSB).

“Melihat sisi pertumbuhan, tidak mungkin masalah gagal panen karena benih, atau bibit jagungnya, tapi karena penyakit tanaman. Dan jika benih tidak baik, tanamannya tidak akan bertumbuh,” ujarnya.

Lanjutnya, Dari hasil pembicaraan bersama petani Desa Tountimomor, akan melakukan pengujian terhadap benih JH 37 dengan benih Varietas lainnya.

“Kami sepakat dengan para petani untuk melakukan uji cobah. apakah ini dari bibitnya atau dari faktor lain,” katanya.

Ditempat yang sama, Julius Simboh, petugas pengamat hama Balai Perlindungan Pengujian Mutu Tanaman Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengatakan dari hasil pemeriksaan dan pemantauan kasus yang menimpah tanaman Jagung Varietas JH 37 itu, bukan akibat dari Benih.

“Penyebab terjadinya gagal panen dari petani ini akibat dari cendawan atau jamur Bulai,” ujarnya.

Menurutnya, di lokasi terkebunan itu diketahuinya Cendawan atau jamur Gulai daerah tersebut sudah menjadi Endemis, dalam arti penyakit tanaman itu sduah ada sejak lama.

“Di Daerah ini, Benih sehat apapun bisa terjangkit Penyakit gulai, apapun varietasnya. jadi, masalah ini bukan akibat dari Benih. Dan kami menyarankan kepada petani agar pemeliharaan lebih ditingkatkan, terutama dalam mencegah penyakit tanaman dan Hama yang ada, seperti pemupukan dan sebagainya.

Dirinya juga menambahkan kepada para petani yang ada di Sulawesi Utara agar memperhatikan masa dalam bercocok Tanam.

“Faktor Alam atau cuaca, juga bisa mempengaruhi Tanaman, apalagi tanaman Jangung, jika kurang terkena matahari, penyakit Bulai cepat menyebar pada tanaman. dan para petani agar mencegah dari awal agar bisa mengantisipasi dan meminimalisir tanaman terkena penyakit,” paparnya. (Varly)

Forum Mahasiswa Muslim Langowan Galang Dana Untuk Korban Bencana Alam di Manado

MINAHASA,postkota.co.id – Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Muslim Langowan, Melakukan kegiatan aksi kemanusiaan melalui penggalangan dana untuk warga kota Manado yang terdampak Bencana Alam pada beberapa waktu lalu.

Penggalangan dana tersebut dilaksanakan di depan pos terpadu pasar baru di kecamatan langowan, Sabtu (23/01) 2021.

Diman Bilatula, selaku Koordinator aksi penggalangan dana tersebut mengatakan, kegiatan ini sebagai bukti kepedulian terhadap warga manado yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor yang ada di manado.

“Kami memegang teguh pribahasa torang samua basudara, jadi kami wajib membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan tanah longsor di manado. Dan rencananya hasil dari penggalangan ini akan disalurkan pada minggu 24 januari 2021” Ujar Diman. (varly)

Pintu Air PLTA Tonsea Lama Tidak Pernah Dibuka

MINAHASA, postkota.co id – Adanya isu soal meluapnya Sungai Tondano yang ada di Kota Manado akibat dari dibukanya Pintu Air PLTA Tonsealama Kecamatan Tondano Utara saat ini banyak dibicarakan di berbagai kalangan khususnya di Media Sosial.

Menindaklanjuti isu tersebut, Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, bersama Jajaran langsung melakukan monitoring ketinggian air di pintu air tersebut, Sabtu 23 Januari 2021.

Kepada Kapolres Manager PLTA Tonsea Lama Soni Lembong kepada Kapolres mengatakan Petugas pintu air tidak pernah membuka pintu air Tonsea Lama karena masih pada batas aman dan normal. Selain itu untuk sistem buka tutup pintu air harus seijin pihak manageman PLTA Tonsea Lama bersama pihak pemerintah, sehingga tidak sembarangan membuka pintu air. Dan maksimal ketinggian air hingga 350 cm.

“Dalam 2 minggu terakhir ini tidak ada kegiatan buka tutup pintu air Tonsea Lama. kegiatan buka tutup dilaksanakan apabila ada kegiatan perbaikan atau pemeliharaan turbin pembangkit listrik di Gardu 1 dan 2 PLTA Tanggari dan hal tersebut juga ada mekanismenya yang perlu diperhatikan secara saksama karena  banyak pertimbangannya termasuk resiko baik terhadap kondisi PLTA maupun keselamatan masyarakat sekitar Bantaran DAS Tondano,” Ujar meneger sembar mengatakan pembukaan Pintua air Hoax.

Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, mengatakan dari monitoring itu, diketahui batas normal ketinggian air dalam keadaan Normal.

“Jadi sampai saat ini, di pintu air PLTA Tonsea Lama masi dalam keadaan normal untuk mengaliri Intake Pembakit Listrik PLTA Tonsealama. Dan dari penjelasan petugas jaga yang ada, selama ini tidak ada pembukaan Pintu Air, dan dari keterangan mereka walaupun intensitas curah hujan sangat lebat, namun tinggi air tetap dalam keadaan Normal,” Ujar Kapolres.

Adapun situasi ketinggian air di Pintu air PLTA Tonsea Lama mulai dari Jumat 22 Januari 2021 yakni :

*1. Hari Jumat tanggal 22 Januari 2021*

a. Pukul 08.00 – 15.00 Wita :

– 08.00 Wita 300-295 Cm
– 09.00 Wita 295 Cm
– 10.00 Wita 292 Cm
– 11.00 Wita 285 Cm
– 12.00 Wita 283 Cm
– 13.00 Wita 280 Cm
– 14.00 Wita 280 Cm
– 15.00 Wita 280 Cm.
– 16.00 Wita 280 Cm

Petugas : O. Mongi, Melky Sumuwun,

b. Pukul 16.00-24.00 Wita

– 16.00 Wita 280 Cm
– 17.00 Wita 285 Cm
– 18.00 Wita 310 Cm
– 19.00 Wita 315 Cm
– 20.00 Wita 320 Cm
*- 21.00 Wita 320 Cm*
*- 22.00 Wita 320 Cm*
– 23.00 Wita 315 Cm
– 24.00 Wita 310 Cm

Petugas : Frany Rumbayan, Herman Wenas.

c. Pukul 24.00-08.00 Wita.
– 24.00 Wita 310 Cm
– 01.00 Wita 310 Cm
– 02.00 Wita 304 Cm
– 03.00 Wita 300 Cm
– 04.00 Wita 300 Cm
– 05.00 Wita 300 Cm
– 06.00 Wita 295 Cm
– 07.00 Wita 295 Cm
– 08.00 Wita 295 Cm

Petugas : Roy Kenap, Meidy Pakasi.

*2. Hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021*

– 08.00 Wita 295 Cm
– 09.00 Wita 295 Cm
– 10.00 Wita 295 Cm
– 11.00 Wita 295 Cm
– 12.00 Wita 295 Cm
– 13.00 Wita 295 Cm
– 14.00 Wita 295 Cm
– 15.00 Wita 292 Cm

Petugas: Maxi Tumengkol, M. Kalalo.
(varly)

Pintu Air PLTA Tonsea Lama Tidak Pernah Dibuka

MINAHASA, postkota.co.id – Adanya isu soal meluapnya Sungai Tondano yang ada di Kota Manado akibat dari dibukanya Pintu Air PLTA Tonsealama Kecamatan Tondano Utara saat ini banyak dibicarakan di berbagai kalangan khususnya di Media Sosial.

Kapolres Minahasa daat Memonitor Pintu Air PLTA Tonsea Lama

Menindaklanjuti isu tersebut, Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, bersama Jajaran langsung melakukan monitoring ketinggian air di pintu air tersebut, Sabtu 23 Januari 2021.

Maxi Tumengkol salah satu pegugas jaga pintu air kepada Kapolres Mengatakan ketinggian air sampai pada Sabtu (23/01) 2021 pada pukul 14.30 berkisar 290 Cm sampai 295 Cm,

Kapolres Minahasa, AKBP Henzly Moningkey SIK MSi, mengatakan dari monitoring itu, diketahui  batas normal ketinggian air di pintu air tersebut mencapai 350 cm.

“Jadi sampai saat ini, di pintu air PLTA Tonsea Lama masi dalam keadaan normal untuk mengaliri mengaliri Intake Pembakit Listrik PLTA Tonsealama. Dan dari penjelasan petugas jaga yang ada, selama ini tidak ada pembukaan Pintu Air, dan dari keterangan mereka walaupun intensitas curah hujan sangat lebat, namun tinggi air tetap dalam keadaan Normal,” Ujar Kapolres. (varly)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.