Minahasa Kembali Raih TPID Berprestasi 2025, Penghargaan Diserahkan dalam Rakorpusda di Jakarta

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Jakarta – Setelah Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menerima Piala Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award sebagai TPID Berprestasi Tahun 2025 pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 yang disaksikan Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada akhir November lalu, hari ini, Senin (8/12/2025), Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MAP yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, MSi, kembali menerima Piagam Penghargaan TPID Berprestasi 2025 dari Direktur Eksekutif Bank Indonesia Firman Mochtar. Penyerahan penghargaan dilakukan dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) TPID Tahun 2025 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, dan turut disaksikan Deputi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan serta Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardi Daud.

Kegiatan yang dihadiri para Sekretaris Daerah provinsi, kabupaten, dan kota yang ditetapkan sebagai TPID Berprestasi 2025 ini dibuka oleh Dirjen Bina Bangda Kemendagri, Ir. Restuardy Daud, MSc.

Sekda Lynda Watania menyampaikan rasa syukur atas arahan Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang sehingga Pemerintah Kabupaten Minahasa berhasil meraih TPID Award sebagai TPID Berprestasi untuk wilayah Sulawesi pada tahun 2025.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala perangkat daerah anggota TPID Kabupaten Minahasa yang telah bekerja keras hingga penghargaan ini dapat diraih.

Dalam Rakorpusda TPID tersebut, Sekda Lynda Watania didampingi Asisten Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara Sigit Setiawan, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM sekaligus Plt. Kepala Dinas Pangan Minahasa Agustivo Tumundo, SE, MSi, serta Kabag Perencanaan dan Keuangan Setdakab Minahasa Flora Jeklin Rumbajan, SE, MAP.

Pemkab Minahasa dan Bank SulutGo Jalin Kerja Sama Komoditi Unggulan, Luncurkan KUR Bohusami

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa resmi menjalin kerja sama dengan PT Bank SulutGo melalui penandatanganan MoU Perjanjian Kerja Sama Komoditi Unggulan, yang dirangkaikan dengan launching program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami.

Kegiatan yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa ini dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS.

Hadir dalam kesempatan tersebut Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara Reinold Asri, Asisten Direktur Pengawasan Perilaku PUNK, EPK dan LMS OJK Sulut-Gorontalo Rizky Betadi Putra, Direktur Utama BSG Revino Pepah, Forkopimda Minahasa, Direktur Divisi Kredit Komersial BSG Nasrudin Herlambang, serta jajaran manajemen Bank SulutGo.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat Minahasa.

“Hari ini kita menyaksikan langkah strategis melalui penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama Komoditi Unggulan antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dan PT Bank SulutGo, yang juga dirangkaikan dengan launching KUR Bohusami,” ujarnya.

Bupati menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum nyata yang mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sektor ekonomi, khususnya pertanian dan UMKM.

“Minahasa diberkati dengan potensi komoditas unggulan seperti kopi, cengkih, kelapa, pala, jagung, bawang, rica, tomat, dan berbagai produk pertanian lainnya. Namun potensi ini tidak akan berkembang maksimal tanpa dukungan akses permodalan, pendampingan usaha, serta sinergi dengan lembaga keuangan yang kredibel,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Bank SulutGo sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas unggulan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama Bank SulutGo meluncurkan program KUR Bohusami, yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi petani, nelayan, pelaku UMKM, dan masyarakat yang ingin mengembangkan usaha.

“Melalui KUR Bohusami, kita memastikan masyarakat Minahasa memiliki kesempatan lebih besar untuk bergerak maju, meningkatkan kapasitas usaha, dan memperbaiki kesejahteraannya,” kata Bupati.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebagai investasi jangka panjang bagi pengembangan usaha, bukan sekadar sebagai fasilitas pinjaman.

Bupati Dondokambey menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah hanya dapat terwujud melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat.

“Sinergi yang kita bangun hari ini adalah simbol dari semangat Bohusami—semangat untuk maju bersama, bekerja bersama, dan tumbuh bersama,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Bank SulutGo atas terjalinnya kerja sama tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PT Bank SulutGo serta semua pihak yang telah berpartisipasi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa berkah dan kemajuan bagi Kabupaten Minahasa yang kita cintai,” tutup Bupati Dondokambey.

Tim Resmob Polres Minahasa Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Pasar Tondano

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Tim Resmob Polres Minahasa Kanit Resmob AIPDA Hendra Mandang, SH, berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di kawasan Pasar Atas Tondano, Senin (8/12/2025) sekitar pukul 17.30 WITA.

Pelaku diketahui bernama N. Rivandi Rumondor (26), seorang wiraswasta asal Kelurahan Watulambot, Kecamatan Tondano Barat. Sementara korban adalah N. Raymond Boyoh asal Tondano.

Peristiwa tersebut berawal ketika pelaku tengah menimbang daging di lapak milik Lk. Ando Rumondor. Tiba-tiba korban yang diduga dalam kondisi mabuk datang dan memukul Lk. Sanger. Namun pukulan itu justru mengenai pelaku yang berada di dekat lokasi. Tidak terima atas tindakan tersebut, pelaku kemudian mengambil sebilah pisau yang berada di atas meja dan langsung menikam korban dari arah belakang, mengenai bagian rusuk kiri korban.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Sementara itu, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Tondano untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan laporan masyarakat, Tim Resmob bersama Unit Narkoba Polres Minahasa bergerak cepat dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Pelaku kemudian digelandang ke Mako Polres Minahasa dan diserahkan kepada piket Reskrim untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan kriminal di lingkungan sekitar.

Wakil Bupati Minahasa Ikuti Kuliah Tamu Program MAN UNIMA

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, mengikuti kegiatan Kuliah Tamu Program Magister Administrasi Negara (MAN) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Manado (UNIMA), Sabtu (6/12/25).

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Indonesia Association for Public Administration (IAPA), Prof. Dr. Mujibur Rahman Khairul Muluk, S.Sos., M.Si., sebagai narasumber.

Kuliah tamu yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa ini turut dihadiri jajaran pimpinan FISH UNIMA, yakni Wakil Dekan I Dr. Xaverius E. Lobja, S.Pd., M.Si., dan Wakil Dekan II Dr. Fitri H. Mamonto, S.Ag., M.AP., bersama para dosen Program MAN.

Pada kesempatan tersebut, Vanda Sarundajang yang juga merupakan Ketua Kelas MAN UNIMA menerima sertifikat penghargaan dari pihak kampus. Sertifikat diserahkan langsung oleh Kepala Program Studi Administrasi Negara S-2, Dr. Steven Tarore, S.Pd., M.A.P., sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif dan dedikasinya dalam proses perkuliahan.

Selain itu, Wakil Bupati turut menyerahkan sejumlah buku karya Dr. S.H. Sarundajang, Gubernur Sulawesi Utara periode 2005–2010, kepada pihak UNIMA sebagai kontribusi literasi dan referensi akademik bagi mahasiswa dan dosen.

Dalam sambutannya, Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi kepada UNIMA yang terus menghadirkan ruang dialog akademik berkualitas melalui kegiatan kuliah tamu.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkaya wawasan dan praktik administrasi publik. Kehadiran narasumber nasional seperti Prof. Muluk tentu memberikan nilai tambah bagi seluruh peserta,” ujar Wabup.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa selalu mendukung upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk melalui kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia akademik terus diperkuat demi kemajuan pembangunan di Minahasa,” tambahnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan ini, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala BPBD, serta Kepala Bagian Prokopim.

BPJS Kesehatan Cabang Tondano Gelar Media Gathering untuk Tingkatkan Kerjasama dengan Wartawan 

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – BPJS Kesehatan Cabang Tondano menggelar Media Gathering bersama media Biro Minahasa bertempat di Ma’nda Cafe & Restaurant, Paleloan, Danau Tondano, pada Jumat (05/12/25) siang. Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WITA ini diadakan sebagai wadah strategis untuk mempererat hubungan, meningkatkan komunikasi, dan berbagi informasi terbaru terkait penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kabupaten Minahasa.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Raymond J Liuw, menekankan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi yang akurat kepada masyarakat. “Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus menjalin hubungan harmonis dan kolaboratif dengan rekan-rekan media. Media memiliki peran besar dalam mendukung edukasi kepada masyarakat terkait Program JKN,” ujarnya.

Gladies Maureen Eman, Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Tondano, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memastikan layanan tetap optimal menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. “Menjelang Nataru, pelayanan BPJS Kesehatan Tondano tetap beroperasi sesuai jam kerja. Kami memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan terbaik tanpa hambatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kelly Triestanti, pengelola Program JKN, memaparkan berbagai inisiatif strategis BPJS Kesehatan dalam upaya membentuk badan penyelenggara yang dinamis, akuntabel, dan terpercaya. “Ini juga sekaligus menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, berkeadilan, dan inklusif,” terangnya.

Kelly juga menekankan empat pilar utama dalam transformasi layanan BPJS Kesehatan, yaitu Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovasi, yang dirangkum dalam program INISIATIF.

Media Gathering tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Para jurnalis mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan masukan, berbagi pengalaman lapangan, serta mendiskusikan berbagai isu terkait implementasi JKN di Minahasa.

Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan Tondano berharap dapat menciptakan kolaborasi yang lebih kuat, sehingga informasi mengenai Program JKN dapat tersampaikan dengan lebih efektif kepada masyarakat luas. “Dengan dukungan media, BPJS Kesehatan optimis mampu terus meningkatkan kualitas layanan dan menjangkau lebih banyak peserta di Minahasa,” pungkas Raymond.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung program kesehatan nasional dan harapan untuk meningkatkan kesadaran serta pemanfaatan layanan JKN oleh masyarakat.

KPM Kabupaten Minahasa Sebagai Garda Terdepan Di Desa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Minahasa melaluu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa resmi melaksanakan kegiatan Pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tahun 2025, yang digelar pada Jumat, 5 Desember 2025. Di BPU Tondano.
Kepala Dinas PMD Kabupatrn Minahasa Artur Paliligan saat melaporkan Kegiatan KPM ini mengatakan tujuannya yaitu memperkuat peran kader dalam percepatan penurunan stunting ini dihadiri 227 peserta utusan desa di Kabupaten Minahasa.”kata Palilingan.

Lanjutnya Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan mandat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang menegaskan pentingnya upaya terpadu, holistik, integratif, dan berkualitas hingga ke tingkat desa. Dalam laporan pembukaan, panitia menyampaikan bahwa pembinaan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja kader serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai ujung tombak pendataan dan intervensi stunting.

Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Linda D Watania, M.M., mewakili Bupati dan Wakil Bupati Minahasa. Dalam arahannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas semangat para kaderyang mayoritas adalah perempuan,yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan manusia dan kesehatan generasi masa depan.”Ungkap Watania.

“Ibu-ibu adalah garda terdepan dalam memastikan generasi penerus lahir sehat dan kuat. Peran kader sangat penting, karena data dan laporan dari desa akan menentukan langkah strategis pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting,” ujar Sekda dalam sambutannya.

Sekda juga memaparkan capaian penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Minahasa yang turun dari 24% menjadi 19% pada tahun 2025. Meski demikian, ia menegaskan bahwa target OKEStream nasional yaitu 14% pada tahun 2024 belum tercapai, sehingga kerja kolaboratif seluruh sektor harus terus diperkuat.

Dalam materi pembinaan, Sekda Watania menekankan pentingnya akurasi data KPM, terutama terkait kondisi keluarga, ibu hamil, remaja putri, serta anak-anak berisiko stunting. Ia mengajak kader untuk aktif turun ke lapangan, memahami kondisi setiap keluarga, dan berani melaporkan kasus-kasus yang membutuhkan perhatian khusus—termasuk kehamilan remaja, kekurangan gizi, hingga buruknya sanitasi.

“Penurunan stunting harus dilakukan dari hulu ke hilir. Tidak hanya pada anak 1.000 HPK, tetapi mulai dari edukasi remaja, kondisi ibu hamil, hingga lingkungan tempat tinggal keluarga. Ibu-ibu kader harus menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.

Sebagai ujung tombak di desa, KPM diharapkan menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah desa, puskesmas, PAUD, dan perangkat kecamatan dalam memastikan setiap anak mendapatkan layanan kesehatan, gizi, dan lingkungan yang memadai.

Sekda Watania juga mengingatkan bahwa pembangunan manusia adalah pondasi bagi masa depan bangsa.

“Jika anak-anak hari ini lahir dalam kondisi stunting, mereka akan kesulitan bersaing di masa yang akan datang. Indonesia memiliki potensi besar, dan generasi emas 2045 harus dipersiapkan sejak sekarang.”

Kegiatan pembinaan KPM Kabupaten Minahasa Tahun 2025 ini ditutup dengan harapan agar seluruh kader tetap semangat menjalankan tugas, menjaga kepedulian terhadap masyarakat, serta bekerja dengan hati demi terciptanya generasi Minahasa yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

Sekda Minahasa Buka FGD Pemutakhiran RPKP Kawasan Mapalus Langowan Barat

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Tondano — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) Pemutakhiran Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Mapalus Minahasa Langowan Barat yang digelar di Hotel Yama Resort Tondano, Kamis (4/12/25).

Kegiatan yang diselenggarakan Bapelitbangda Kabupaten Minahasa ini dihadiri sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan kawasan perdesaan.

Dalam sambutannya, Sekda Watania menegaskan bahwa kawasan perdesaan di Minahasa memiliki potensi sumber daya yang besar dan strategis untuk dikembangkan. Menurutnya, potensi tersebut berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Kecamatan Langowan Barat.

Ia menjelaskan bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan perdesaan telah ditegaskan melalui Surat Keputusan Bupati Minahasa Nomor 357 Tahun 2024 tentang penetapan lokasi pembangunan kawasan perdesaan. Melalui SK tersebut, sebanyak 16 desa di Kecamatan Langowan Barat ditetapkan sebagai lokus pembangunan Kawasan Mapalus.

Lebih lanjut, Sekda Watania menyampaikan bahwa dengan diberlakukannya Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, Kawasan Mapalus Langowan Barat kini masuk dalam daftar 30 Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN).

Kawasan Mapalus yang berada dalam wilayah agropolitan dikenal dengan komoditas pertanian hortikultura, tanaman pangan, serta potensi pariwisata yang kuat. Kombinasi ini menjadikan kawasan tersebut strategis untuk pengembangan ekonomi berbasis perdesaan.

Sekda turut menambahkan bahwa kerangka regulasi pembangunan perdesaan semakin kuat dengan adanya Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2016. Regulasi tersebut membuka peluang lebih besar bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengembangkan kawasan perdesaan secara lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Melalui FGD ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap pemutakhiran RPKP dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu mempercepat pembangunan Kawasan Mapalus sebagai kawasan unggulan di tingkat nasional.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.