Bupati Apresiasi Polres Minahasa Dalam Peningkatan Kepercayaan Masyarakat Kepada Kepolisian

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey S.Si., M.A.P., menyoroti kompleksitas tugas Polri di era modern yang menuntut responsivitas, transparansi, dan keadilan.

Apresiasi disampaikan Bupati kepada jajaran Polres Minahasa yang menjadikan kepercayaan masyarakat sebagai fondasi utama dalam setiap langkah pengabdiannya.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Robby Dondokambey dalam acara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Kantor Bupati Minahasa, Selasa (1/7/2025).

Momen ini menjadi refleksi penting dan penguatan sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah Minahasa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri semakin jaya, semakin dicintai rakyat, dan semakin profesional dalam menjalankan tugas dan amanah konstitusi,” ujar Bupati.

Ia menekankan bahwa di tengah dinamika zaman, peran Polri dituntut untuk semakin adaptif dan dekat dengan masyarakat.

Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., yang turut hadir dan memimpin upacara, menyambut baik apresiasi Bupati.

Ia menegaskan komitmen Polres Minahasa untuk menjadikan tema “Polri untuk Masyarakat” sebagai pedoman utama.

“Dengan dukungan penuh dari Bupati, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat, kami melangkah bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),” ujarnya.

Kapolres mengakui adanya beberapa kejadian menonjol dalam beberapa minggu terakhir. Namun, ia memastikan bahwa situasi Kamtibmas di Minahasa tetap terkendali dan kondusif berkat kerja keras dan sinergi yang terbangun baik antara Polri dan seluruh pihak.

Polres Minahasa, lanjut Kapolres, telah menginisiasi berbagai program berorientasi pelayanan masyarakat. Tak hanya bakti sosial dan kesehatan, namun juga menggelar turnamen bulu tangkis untuk menjaring bakat muda Minahasa. Lebih lanjut, kemitraan strategis dengan pemerintah daerah juga terlihat dalam upaya mendorong ketahanan pangan.

“Kami aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendorong ketahanan pangan melalui pendampingan kelompok tani dan penyediaan sarana prasarana pertanian,” imbuhnya.

Kapolres Steven J.R. Simbar dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan yang diberikan.

Ia secara terbuka mengajak masyarakat untuk memberikan kritik dan saran demi perbaikan kinerja Polri di masa mendatang. “Keberadaan kami tak berarti tanpa kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Acara peringatan ke-79 Hari Bhayangkara ini kemudian dilanjutkan dengan perayaan syukur di Ruang Sidang Kantor Bupati.

Suasana khidmat dan penuh keakraban menandai eratnya hubungan Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Bupati Robby Dondokambey didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat Minahasa.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, seluruh anggota Polres Minahasa beserta keluarga, dan seluruh masyarakat Minahasa atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin.

“Mari terus bergandeng tangan mewujudkan Minahasa yang berdaulat, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya.

Wabup Minahasa Vanda Sarundajang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Strategi Pertumbuhan Ekonomi

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa – Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, didampingi Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Pembahasan Strategi Menjaga Pertumbuhan Ekonomi serta Evaluasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

Kegiatan Rakor Pengendalian Inflasi ini berlangsung di Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa dan digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin (30/6/25)

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dan diikuti oleh kepala daerah se-Indonesia sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesehatan masyarakat di tengah tantangan inflasi global dan perubahan iklim.

Wakil Bupati Vanda Sarundajang dalam keterangannya menyampaikan bahwa rapat kali ini membahas sejumlah isu penting, terutama kenaikan harga bahan pokok yang terjadi secara nasional, termasuk di wilayah Minahasa. “Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab kenaikan harga, dan ini harus menjadi perhatian serius, terlebih menjelang pelaksanaan pengucapan syukur di Minahasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, atas arahan Bupati Minahasa, akan segera dilaksanakan operasi pasar guna menjaga ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional, serta mengendalikan harga agar tetap terjangkau masyarakat.

Dari evaluasi Sekjen Kemendagri, sejumlah indikator pengendalian inflasi di daerah dinilai cukup baik, termasuk kegiatan operasi pasar dan koordinasi lintas sektor. Dalam kesempatan tersebut, Kemendagri menekankan beberapa langkah konkret pengendalian inflasi yang harus dilaksanakan daerah, antara lain

1.Pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok secara berkala.

2.Rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

3.Menjaga kelancaran pasokan barang penting.

4.Pencanangan gerakan menanam.

5.Pelaksanaan operasi pasar murah bersama dinas terkait.

6.Sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang.

7.Koordinasi dengan daerah penghasil komoditas.

8.Realisasi Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mendukung pengendalian inflasi.

9.Pemberian bantuan transportasi melalui APBD.

“Dari sembilan poin utama tersebut, Pemkab Minahasa telah melaksanakan 4 hingga 5 langkah konkret dalam penanganan inflasi,” tegas Wabup Vanda.

Rakor ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang merupakan program prioritas Pemkab Minahasa dalam mendukung pelayanan dasar kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Setdakab Minahasa, Kadis Pertanian, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis PUPR, Kadis Perhubungan, Kepala Kesbangpol, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kabag Hukum, serta Kabag Perekonomian.

Wabup Vanda Sarundajang Ikuti Tahapan Penilaian Paritrana Award 2025

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Manado – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS mewakili Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP dalam mengikuti tahapan penilaian Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung di Hotel Luwansa, Manado, Kamis (26/6/25).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Vasung hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa.

Kabupaten Minahasa sendiri masuk sebagai salah satu kandidat kuat penerima penghargaan bergengsi Paritrana Award Tahun 2025, atas komitmen dan kinerjanya dalam mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan sepanjang tahun 2024.

Sesi wawancara final yang sangat menentukan dalam proses penilaian ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Vanda Sarundajang. Dalam sesi tersebut, para peserta diwajibkan untuk mempresentasikan secara komprehensif pelaksanaan program perlindungan ketenagakerjaan di daerah masing-masing.

Wabup Vasung dengan lugas memaparkan berbagai program dan capaian Kabupaten Minahasa dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya perlindungan tenaga kerja, serta kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja di Minahasa.

Paritrana Award merupakan penghargaan nasional yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta badan usaha dari berbagai skala, yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dengan capaian yang telah ditorehkan, Kabupaten Minahasa optimis meraih hasil terbaik dalam Paritrana Award 2025, sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap perlindungan dan kesejahteraan para pekerja.

Karya Bakti Pembersihan Eceng Gondok di Danau Tondano Oleh Korem 131 Santiago di Hadiri Bupati Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID.ADV — Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, hadiri kegiatan Karya Bakti Pembersihan Eceng Gondok di Danau Tondano yang diselenggarakan oleh Korem 131/Santiago bekerja sama dengan Kodim 1302/Minahasa, Kamis (26/6/25).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Martin SM Turnip, Asisten I Setda Provinsi Sulut Dr. Denny Mangala, M.Si mewakili Gubernur Sulut, perwakilan Kapolda Sulut, Dandim 1302/Minahasa, Kapolres Minahasa, perwakilan dari Universitas Negeri Manado, Ketua DPRD Minahasa, serta Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Danrem Brigjen Martin SM Turnip menyampaikan apresiasinya atas semangat seluruh pihak yang terlibat dalam karya bakti pembersihan Danau Tondano dari gulma eceng gondok. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini telah berlangsung sejak 17 Februari 2025 secara masif dengan melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar Danau Tondano.

“Kegiatan ini sudah berjalan lebih dari empat bulan dan hasilnya sangat signifikan. Dari 294 hektar luasan eceng gondok, kini hampir 50% atau sekitar 130 hektar telah berhasil dibersihkan. Ini merupakan wujud nyata kerja keras Satgas Eceng Gondok dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Danrem.

Ia menambahkan bahwa karya bakti ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan bentuk kepedulian terhadap kelestarian Danau Tondano yang memiliki fungsi penting sebagai sumber air, ekosistem perikanan, pariwisata, dan budaya. Menurutnya, pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat telah mengancam kualitas air, menyebabkan pendangkalan, dan berpotensi menyebabkan banjir jika tidak ditangani secara serius.

“Kegiatan ini harus menjadi pemicu semangat lintas sektor untuk terus menjaga Danau Tondano. Kami juga berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sulut dan Bupati Minahasa atas dukungan anggaran dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyatakan dukungan penuh terhadap program pembersihan Danau Tondano.

“Kami bersyukur penanganan Danau Tondano sudah berjalan dengan baik. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Danrem 131 Santiago, Kodim 1302 Minahasa, serta seluruh Forkopimda dan masyarakat yang telah terlibat aktif. Progres pembersihan yang sudah mencapai 50% adalah capaian luar biasa,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa program pembersihan tidak akan berhenti sampai di sini. Ia mengimbau seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Minahasa untuk terus menjaga kelestarian dan kebersihan Danau Tondano, di antaranya dengan melaksanakan kerja bakti rutin setiap hari Jumat.

“Pertumbuhan eceng gondok sangat cepat, sehingga kerja bakti setiap Jumat di sekitar Danau Tondano dan pusat kota akan terus dilakukan oleh Pemkab Minahasa,” imbuhnya.

Usai Apel Karya Bakti, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan dan pembersihan eceng gondok, penanaman pohon, pasar murah dan pengobatan gratis.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut yakni Asisten II Setdakab Minahasa, Kadis PUPR, Kadis Lingkungan Hidup, Kabag SDA, Kabag Prokopim, Camat Remboken, serta Hukum Tua Desa Leleko.

Diketahui, kegiatan ini mengusung tema “Bersatu dengan Alam untuk Indonesia Maju, TNI Manunggal Memelihara Danau Tondano Danau Tondano Bersinar (Bersih, Indah, dan Udara Segar)”, sebagai simbol sinergi dan komitmen lintas sektor dalam menjaga warisan alam Minahasa yang sangat berharga.

Pemkab Minahasa Salurkan Bantuan Korban Banjir, Bupati: Kita Bangkit Bersama, Pulih Lebih Cepat

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menyalurkan bantuan darurat kepada ratusan warga terdampak banjir di sejumlah wilayah, akibat luapan air Danau Tondano yang terjadi beberapa bulan terakhir.

Penyerahan bantuan dilakukan Bupati Minahasa, Robby Dondokambey SSi MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, serta Ketua DPRD Minahasa, Drs Robby Longkutoy MM.

Kegiatan berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa, Rabu (25/6/25), dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, termasuk Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs Riviva Maringka MSi.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan keprihatinannya terhadap musibah yang menimpa masyarakat. Ia juga mengapresiasi atas kekompakan berbagai pihak yang turut ambil bagian dalam penanganan bencana.

“Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan lahan pertanian, tapi juga membuat ratusan warga mengungsi. Namun di balik itu, saya bangga melihat semangat gotong royong dari masyarakat, TNI-Polri, relawan, dan organisasi sosial yang bahu-membahu menolong sesama,” ujar Bupati RD. L

Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Pemerintah, kata dia, terus melanjutkan langkah pemulihan jangka menengah dan panjang, termasuk normalisasi sungai, pemetaan wilayah rawan, dan edukasi masyarakat.

“Bantuan ini memang tidak sebanding dengan kerugian yang dialami. Tapi ini adalah bentuk tanggung jawab dan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat. Kita harus bangkit bersama, pulih lebih cepat, dan membangun Minahasa yang tangguh,” tandasnya.

637 KK TERDAMPAK, BPBD DISTRIBUSI LOGISTIK DAN PROSES MASA PEMULIHAN

Sementara itu, Kepala BPBD Minahasa, Lona Wattie SSTP MSi, mengungkapkan bahwa total pengungsi yang terdampak banjir mencapai 637 kepala keluarga (KK). Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 500 paket sembako serta 400 matras dan selimut untuk warga.

Namun, jumlah tersebut belum sepenuhnya mencukupi. “Masih ada kekurangan sekitar 137 paket. Tapi ini telah ditutupi melalui sumbangan suka rela dari para kepala OPD, camat, dan stakeholder lainnya,” jelas Lona.

Ia juga menyebutkan bahwa Pemkab Minahasa telah menetapkan dua kali status tanggap darurat dan saat ini memasuki fase transisi ke masa pemulihan.

“Surat Keputusan Bupati Minahasa untuk masa transisi dari darurat ke pemulihan sudah diproses. Masa berlaku dari 18 Juni sampai 18 Juli 2025,” kata Lona.

Sebagai bagian dari kesiapan bencana ke depan, BPBD Minahasa juga telah menerima dua unit perahu katamaran dan mesin untuk mendukung proses evakuasi serta distribusi bantuan di wilayah terdampak bencana air.

GERAKAN SADAR SAMPAH JADI PRIORITAS PEMKAB

Dalam momen penyaluran bantuan itu, Bupati RD juga kembali menggaungkan “Gerakan Sadar Sampah” sebagai program prioritas daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengingat salah satu faktor penyebab banjir adalah penyumbatan aliran sungai akibat sampah rumah tangga.

“Mari kita mulai dari hal kecil: buang sampah pada tempatnya, kurangi plastik sekali pakai, dan jaga aliran air. Karena bencana tidak selalu datang dari alam, tapi juga dari kelalaian kita sendiri,” tegas Bupati RD.

Bupati juga menyerukan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga hutan, sungai, dan lingkungan sekitar.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kunci dari pemulihan dan ketangguhan daerah ini adalah kebersamaan,” tutup Bupati pilihan masyarakat Minahasa itu.

SOLIDARITAS UNTUK PEMULIHAN

Penyaluran bantuan kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata solidaritas Pemkab Minahasa bersama seluruh jajarannya, dan menandai dimulainya masa pemulihan pascabencana secara sistematis dan menyeluruh.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Pemkab optimistis Minahasa akan kembali pulih, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi tantangan ke depan.

RD- Vasung Bersama Forkopimda Sidak LPG 3 Kg, BBM, dan Pupuk Bersubsidi di Langowan

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minahasa melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap distribusi gas LPG 3 kg, Bahan Bakar Minyak (BBM), serta pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Minahasa, terlebih khusus di area Kecamatan Langowan, Rabu (25/6/25).

Turut hadir dalam sidak tersebut Ketua DPRD Minahasa Drs. Robby Longkutoy, MM, Kapolres Minahasa AKBP Steven Simbar, SIK, serta Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa B. Hermanto, SH.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Minahasa yang terdiri dari Asisten II, Kadis Kominfo, Kadis Perhubungan, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Perdagangan, Kadis Sosial, Kadis PUPR, Kasat Pol-PP, Kabag Perekonomian, Kabag Hukum, serta para Camat se-Langowan Raya.

Bupati RD menyampaikan bahwa sidak ini dilakukan guna memastikan penyaluran subsidi pemerintah tepat sasaran, khususnya pada LPG tabung 3 kg di pangkalan resmi, ketersediaan pupuk bersubsidi di kios atau toko pertanian, serta kelayakan distribusi BBM melalui uji tera di SPBU Langowan.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami bersama Forkopimda dan TPID untuk memastikan ketersediaan serta distribusi barang-barang subsidi berjalan dengan baik dan sesuai peruntukannya,” ungkap Bupati Robby Dondokambey.

Dari hasil pemantauan di lapangan, RD menegaskan bahwa distribusi LPG 3 kg, BBM, dan pupuk bersubsidi masih berada dalam kondisi normal. Namun ia juga mengingatkan agar para agen, pengecer, dan distributor tetap mematuhi aturan serta tidak bermain harga atau menyalurkan ke pihak yang tidak berhak.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan tidak segan mengambil tindakan tegas bila ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

Bupati RD berharap, dengan adanya sidak ini, diharapkan stabilitas pasokan dan harga barang-barang kebutuhan pokok bersubsidi tetap terjaga, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan dalam upaya menekan angka inflasi daerah.

Sekda Minahasa Ikuti Rapat Evaluasi Ranperda RTRW 2024-2025

MINAHASA,POSTKOTA.CO.ID Manado- Ditengah dinamika pembangunan yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Minahasa mengambil langkah strategis dengan mengevaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Minahasa Tahun 2025-2044.

Evaluasi ini dilaksanakan dalam Rapat Forum Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Utara, yang digelar di Hotel Rogers, Manado, Selasa (24/6/25).

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda Watania, MM, M.Si, mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam rapat tersebut memaparkan bahwa RTRW bukan hanya sekadar dokumen perencanaan pembangunan, tetapi merupakan peta jalan menuju Minahasa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

 

“RTRW Kabupaten Minahasa dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan masa kini dan masa depan. Dokumen ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan juga instrumen untuk mengelola potensi wilayah secara holistik,” ujar Sekda Watania.

Ia menambahkan bahwa dokumen RTRW ini akan menjadi dasar arah pembangunan terukur yang mempertimbangkan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. RTRW akan menjadi acuan dalam pengendalian pemanfaatan ruang, mencegah konflik penggunaan lahan, dan menjaga daya dukung serta daya tampung wilayah.

Beberapa aspek strategis dalam RTRW Kabupaten Minahasa turut dijabarkan, seperti pemetaan dan perlindungan terhadap Kawasan Perdesaan Prioritas “Mapalus”, sekolah-sekolah unggulan, serta kawasan destinasi wisata. Di samping itu, proyek infrastruktur penting seperti pembangunan Bendungan Sawangan akan diintegrasikan dalam tata ruang tersebut guna menjamin keberlanjutan dan efektivitas pembangunan daerah.

“Penetapan RTRW Kabupaten Minahasa sebelum RTRW Provinsi merupakan langkah proaktif. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum serta mempercepat proses pembangunan, dan pada akhirnya menjamin sinkronisasi dengan tata ruang provinsi,” jelas Watania.

Ia menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan bentuk nyata dari semangat otonomi daerah yang bertanggung jawab.

Lebih lanjut, Sekda Watania menekankan bahwa RTRW ini akan menjadi fondasi bagi investasi berkelanjutan di Minahasa. Diharapkan, dokumen ini dapat menarik investor yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, serta membuka lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.

Rapat evaluasi ini, menurutnya, mencerminkan sinergi positif antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa dalam membangun masa depan Sulawesi Utara yang lebih sejahtera. Diakhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dalam proses evaluasi tersebut.

“Dengan adanya RTRW ini, Kabupaten Minahasa siap menyongsong masa depan yang lebih cerah. Kami berkomitmen untuk membangun Minahasa yang berdaya saing, lestari, dan sejahtera,” tutup Sekda Watania.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.