Pemkab Minahasa Imbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih dan Memasang Umbul-Umbul Mulai 1 Agustus 2025

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey, SSi, MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, mengimbau seluruh masyarakat Minahasa untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dan memasang umbul-umbul secara serentak mulai tanggal 1 Agustus 2025.

Imbauan tersebut disampaikan melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa, Maya Marina Kainde, SH, MAP, pada Kamis (31/7/25).

“Pemerintah Kabupaten Minahasa mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyemarakkan bulan kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di depan rumah, perkantoran, pertokoan, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya, serta memasang umbul-umbul,” ujar Kainde.

Ia menambahkan bahwa pengibaran bendera dan pemasangan atribut kemerdekaan dilakukan mulai 1 hingga 31 Agustus 2025, sebagaimana seruan nasional dari pemerintah pusat.

“Kepada seluruh Camat, Hukum Tua dan Lurah kiranya dapat menyampaikan informasi ini kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Ini bukan sekadar simbolisasi, tetapi bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Mari kita rayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini dengan semangat kebersamaan dan nasionalisme yang tinggi,” tegasnya.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa juga berharap partisipasi masyarakat tidak hanya dalam bentuk simbolis, tetapi selalu menjaga keamanan, kebersihan, dan semangat gotong royong menyambut HUT RI ke-80” tutup Kainde.

Sekda Minahasa Lynda Watania Buka Sosialisasi Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sendangan dan Sendangan Tengah

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Minahasa — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Koperasi Merah Putih yang digelar di dua lokasi berbeda, yakni di Kantor Kelurahan Sendangan dan Kelurahan Sendangan Tengah, pada Selasa (29/7/25). Dalam kegiatan tersebut, Sekda juga turut menjadi narasumber utama dan memberikan materi sosialisasi kepada para peserta.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Minahasa, Kabag Tapem, Camat Kawangkoan, Lurah Sendangan dan Lurah Sendangan Tengah, para pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, serta perangkat kelurahan dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Sekda Lynda D. Watania menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih hadir sebagai salah satu solusi dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang saat ini dirasakan oleh masyarakat. Ia menyoroti kondisi naiknya harga kebutuhan pokok, menurunnya daya beli, serta masih terbatasnya akses permodalan bagi pelaku UMKM.

“Di sinilah peran koperasi menjadi sangat vital sebagai wadah untuk saling menguatkan, berbagi manfaat, dan menciptakan sistem ekonomi yang inklusif,” ujar Sekda.

Ia menambahkan, sosialisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penyampaian informasi, tetapi mampu membangkitkan kesadaran dan semangat masyarakat untuk terlibat aktif sebagai anggota, bahkan sebagai penggerak koperasi di lingkungannya masing-masing.

“Koperasi bukan hanya milik segelintir orang, tetapi milik bersama, dikelola bersama, dan hasilnya pun bisa dinikmati secara bersama-sama,” tegasnya.

Sekda juga mengajak seluruh unsur pemerintahan di tingkat kelurahan, para tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk mendukung penuh gerakan koperasi ini sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berbasis komunitas.

“Kita tidak bisa membangun perekonomian hanya atas dasar kelurahan saja, tetapi harus dimulai dari seluruh kelompok masyarakat yang ada. Semoga Koperasi Merah Putih dapat tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah Bersama Sekda Lynda Watania

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID Tondano — Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan pembahasan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program Nasional 3 Juta Rumah, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si. Rakor ini berlangsung dari Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa.

Dalam rapat tersebut, Sekjen Kemendagri menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas inflasi di tingkat daerah, serta mendorong percepatan realisasi program perumahan rakyat sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Bupati Robby Dondokambey menyampaikan komitmen Pemkab Minahasa dalam mendukung upaya pengendalian inflasi melalui berbagai langkah strategis di sektor pangan, transportasi, hingga penguatan distribusi, termasuk menangani harga bahan pangan beras yang akhir akhir ini melonjak secara nasional, sehingga TPID minahasa terus melakukan operasi pasar murah.

Bupati RD menambahkan bahwa Pemkab Minahasa akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan stakeholder terkait untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok.

Turut hadir dalam kegiatan ini yakni Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Pertanian, Kabag Ekonomi, Kabag Prokopim, dan Kabag Hukum.

Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa Tahun 2025-2029 mulai digodok.

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, memaparkan visi besar daerah “Minahasa Daerah Pariwisata yang Maju dan Sejahtera” dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa, Senin (28/7/2025).

Dokumen strategis ini akan menjadi panduan pembangunan Minahasa lima tahun ke depan, dengan penekanan pada sektor pariwisata sebagai lokomotif kesejahteraan.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Minahasa, Robby Longkutoy, didampingi Wakil Ketua I Putri Pontororing dan Wakil Ketua II Adrie Kamasi, turut dihadiri Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, jajaran Forkopimda, serta pejabat Pemkab Minahasa lainnya. Kehadiran seluruh elemen ini menegaskan komitmen bersama dalam merumuskan arah pembangunan.

Dalam memimpin rapat paripurna, Ketua DPRD Robby Longkutoy menjelaskan tahapan pembahasan RPJMD yang akan dilalui, mulai dari penyampaian awal, pandangan umum fraksi, hingga pembahasan intensif di komisi atau panitia khusus, sebelum akhirnya disetujui bersama.

Ia menekankan urgensi RPJMD sebagai pedoman pembangunan daerah, seraya mengajak seluruh anggota DPRD, khususnya melalui fraksi-fraksi, untuk aktif memberikan masukan dan kritik konstruktif.

“Kami mengajak jajaran eksekutif dan legislatif untuk bekerja sama merumuskan RPJMD yang komprehensif dan implementatif,” ujar Ketua DPRD Robby Longkutoy.

Ia berharap RPJMD yang disusun nantinya benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi pedoman efektif bagi pembangunan daerah.

Sinergi antara Pemkab dan DPRD menjadi kunci utama dalam mewujudkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan berorientasi pada hasil.

Bupati Robby Dondokambey dalam pemaparannya menegaskan bahwa RPJMD ini merupakan dokumen perencanaan yang sangat penting dan strategis.

“Penyusunan dokumen ini dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi, mengedepankan pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, serta bottom-up dan sebaliknya,” jelas Bupati.

Pendekatan-pendekatan ini dilakukan untuk menjaring sebanyak-banyaknya aspirasi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjamin konsistensi dan sinkronisasi dengan perencanaan pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.

Visi “Minahasa Daerah Pariwisata yang Maju dan Sejahtera” lahir dari semangat membangun Minahasa sebagai daerah yang memiliki keunggulan komparatif di sektor pariwisata, dengan harapan mampu memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Bupati Robby Dondokambey optimistis, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Minahasa hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur pemerintahan, baik eksekutif dan legislatif, serta seluruh elemen masyarakat saling bersinergi dan bergerak bersama.

“Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa untuk bersama-sama menyempurnakan Rancangan Awal RPJMD ini, agar nantinya dapat ditetapkan sebagai dokumen perencanaan yang berkualitas, berorientasi hasil, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Selain fokus pada RPJMD, Bupati Dondokambey juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia mengimbau pemasangan umbul-umbul, bendera Merah Putih, spanduk, serta dekorasi bernuansa kemerdekaan di berbagai lingkungan.

Tak lupa, Bupati mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di musim kemarau.

“Kondisi cuaca ekstrem sangat rentan menimbulkan kebakaran hutan, lahan, dan bahkan permukiman,” pesannya, mengimbau agar tidak melakukan pembakaran sembarangan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu percikan api.

Setelah penyampaian rancangan awal dan disetujui oleh anggota peserta rapat, dokumen RPJMD secara simbolis diserahkan.

Pembahasan Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 akan berlanjut ke tahap berikutnya, dengan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) yang terdiri dari Fraksi PDI-P, Gerindra, dan Golkar.

Sekda Buka Kegiatan workshop siskeudes 2025 Kabupaten Minahasa

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Workshop Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Tahun 2025 bagi para Operator Desa se-Kabupaten Minahasa (Angkatan I dan II). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, 28–30 Juli 2025, dipusatkan di Manado Tateli Resort and Convention Center, dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Minahasa, Dr. Lynda Watania, M.Si.

Dalam sambutannya, Sekda Minahasa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini dan mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan yang memungkinkan pertemuan ini dapat terlaksana dalam keadaan sehat.

“Ini adalah kesempatan yang sangat baik. Pemerintah menghadirkan narasumber-narasumber yang kompeten, yang kehadirannya sangat dibutuhkan dalam rangka menambah wawasan teman-teman operator desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa,” ujarnya.

Sekda juga menekankan pentingnya penerapan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan desa. Menurutnya, digitalisasi bukan lagi hal baru, melainkan keharusan yang tidak dapat dihindari. “Siskeudes harus diterapkan secara digital agar hasilnya lebih efisien, efektif, dan akuntabel. Sistem manual cenderung memakan waktu, rawan kesalahan, dan tidak seakurat sistem berbasis digital,” tambahnya.

Ia juga menyinggung pentingnya data yang akurat dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial seperti BPJS Kesehatan. “Keputusan-keputusan pemerintah sangat bergantung pada akurasi data. Kalau data tidak benar, maka kebijakan bisa salah sasaran,” ungkap Watania.

Mengangkat isu revolusi industri 4.0 bahkan 5.0, Watania mendorong para operator desa untuk terus meningkatkan kompetensi. Ia mengingatkan bahwa saat ini banyak pekerjaan telah beralih ke sistem otomatis dan kecerdasan buatan (AI), sehingga aparatur desa dituntut untuk lebih cakap dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kalau tidak meningkatkan kemampuan, terutama sebagai operator, bagaimana mungkin bisa mengelola dana desa dengan benar? Padahal desa adalah ujung tombak pembangunan, dan sumber daya manusia di dalamnya harus bisa menjawab tantangan zaman,” katanya.

Selain aspek teknis, Watania juga menyinggung peran penting desa sebagai satuan masyarakat hukum terkecil yang memiliki keragaman budaya, agama, dan adat istiadat. Menurutnya, perbedaan tersebut bukanlah penghalang, melainkan pemicu semangat untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Desa harus mampu menjadi perekat. Di sanalah nilai-nilai Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus dihidupi,” tutupnya.

Workshop ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minahasa, Drs. Arthur Palilingan, dan melibatkan 227 operator desa dari seluruh wilayah Kabupaten Minahasa. (Reyntje)

Kasus Pembunuhan di Kiawa Kawangkoan,”Ito Tegah Habisi Nyawa Sahabatnya sendiri”.

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID–Kapolres Minahasa AKBP Steven Simbar SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Eddy Susanto ,Kasi Humas AKP Siwu serta Kanit Jatanras Aiptu Hendro ,menggelar Komprensi Pers Terkait kasus Pembunuhan di Desa Kiawa Kawankoan Utara .

Kapolres Simbar menerangkan Kronologis Kejadian berdarah didesa kiawa tersebut, yaitu Satu orang pria berinisial YL (37), warga Desa Kiawa, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang berujung pada pembunuhan. Kejadian tragis ini terjadi pada Minggu dini hari, 20 Juli 2025, sekitar pukul 01.00 WITA.

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak kepolisian, peristiwa bermula saat korban dan beberapa rekannya mengkonsumsi minuman keras di salah satu lokasi di luar Desa Kiawa. Saat hendak pulang ke rumah, korban terlibat cekcok dengan seorang pria berinisial YMM alias Ito (40), yang juga merupakan warga setempat.

Konflik yang diduga dipicu oleh pengaruh alkohol itu berujung pada tindakan kekerasan. Tersangka diduga mengeluarkan senjata tajam jenis pisau lipat dan menusuk korban di bagian perut dan dada. Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha memberikan pertolongan dan membawa korban ke RS Siloam Sonder, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dalam perjalanan.

Kapolres Minahasa, AKBP  Steven Simbar SIK , didepan wartawan  menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka pada hari yang sama, serta melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Barang bukti berupa sebilah pisau lipat dan pakaian korban juga telah diamankan.

“Tersangka saat ini telah kami tahan dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Kami juga mempertimbangkan Pasal 351 ayat (3) KUHP jika tindakan ini tergolong penganiayaan berat yang menyebabkan kematian,” jelas Kapolres.

Dari hasil penyidikan sementara, motif pembunuhan diduga karena pertengkaran spontan yang terjadi dalam kondisi pengaruh alkohol. Namun demikian, penyidik masih terus mendalami keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti tambahan untuk memastikan kronologi secara utuh.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras secara berlebihan serta menyelesaikan konflik melalui jalur hukum, bukan kekerasan.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menyebarkan video atau konten spekulatif mengenai kejadian ini di media sosial, demi menjaga situasi tetap kondusif. Proses hukum berjalan secara transparan dan akan kami laporkan secara berkala,” tambahnya.

Polres Minahasa mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing, serta segera melapor Polisi  jika melihat tindakan menimbulkan  potensi konflik .”Pungkas Kapolres”.

Hari ini 23 Juli 2025 Korban YL di makamkan pihak keluarga dan dijaga ketat 50 personil Polres Minahasa yang dipimpin langsung Waka Polres minahasa Kompol Fenty Kawulur di dampingi Kasat Sabhara,Kasat Reskrim,Kasat Intel dan Kasi Propam Polres Minahasa.

 

Suasana Hikmat Warnai Puncak Pengucapan Syukur Minahasa 2025

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Tondano Suasana penuh hikmat dan kebersamaan mewarnai puncak perayaan Hari Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa Tahun 2025 yang dipusatkan di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Taman God Bless Minahasa, Minggu (20/7/2025). Ribuan warga tumpah ruah mengikuti ibadah syukur yang dipimpin Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang serta Ketua TP-PKK Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, SE, memimpin langsung jalannya kegiatan. Hadir pula Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Viktor Mailangkay, jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat lintas golongan.

Dalam sambutannya, Bupati Dondokambey menyampaikan bahwa pengucapan syukur bukan sekadar tradisi, melainkan refleksi iman dan warisan budaya Minahasa yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Ini adalah momentum untuk berhenti sejenak dari segala kesibukan dan melihat kembali betapa besar penyertaan Tuhan dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan pemerintahan Kabupaten Minahasa,” ujar Dondokambey.

Perayaan tahun ini berlangsung dalam format yang lebih sederhana namun penuh makna. Untuk pertama kalinya, pusat kegiatan dialihkan ke kompleks Lapangan Sam Ratulangi Tondano, dengan melibatkan secara aktif seluruh perangkat daerah.

Ciri khas perayaan tahun ini terlihat dari kehadiran warga yang membawa sendiri aneka hidangan tradisional khas Minahasa dari rumah masing-masing. Makanan tersebut bukan hanya menjadi simbol syukur, tetapi juga perwujudan nilai kekeluargaan dan semangat gotong royong masyarakat Minahasa.

“Ini bukan sekadar membawa makanan, tapi membawa cerita dan nilai-nilai luhur kita: semangat mapalus dan si tou timou tumou tou,” tambah Bupati.

Momen penting lainnya dalam perayaan ini adalah peluncuran resmi maskot menu masakan Pengucapan Syukur 2025, yakni ayam/bebek woku dan ayam/bebek seroy, hasil inisiatif TP-PKK dan Dekranasda Minahasa.

Bupati RD mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan ini sebagai wahana memperkuat spiritualitas, mempererat hubungan antarwarga, serta membangun komunikasi positif antara rakyat dan pemerintah.”Mari kita isi pengucapan syukur ini dengan semangat melayani, berbagi, dan memelihara damai. Bersama kita bangun Minahasa yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan syukur dan selamat kepada seluruh masyarakat.

“Atas nama pribadi dan keluarga, bersama Wakil Bupati serta jajaran pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat merayakan pengucapan syukur tahun 2025. Kita berbagi dengan sukacita, kita syukuri dengan iman. Kiranya Tuhan memberkati tanah Minahasa, masyarakatnya, dan seluruh kerja pelayanan kita bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam sambutannya berharap agar perayaan Pengucapan Syukur menjadi pemacu semangat pembangunan berkelanjutan di Minahasa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya mengucapkan selamat merayakan pengucapan syukur kepada seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa. Jadikan momen ini sebagai penguat semangat membangun daerah ke arah yang lebih baik,” ujar Gubernur.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.