Wabup Minahasa Vanda Sarundajang Terima Kunjungan UP PLN Nusantara Power

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, menerima kunjungan audiensi dari UP PLN Nusantara Power yang dipimpin Asman Bisnis Support UP Minahasa, Ferry Rumengan, di ruang kerjanya, Senin (29/9/2025).

Pertemuan tersebut menjadi wadah komunikasi sekaligus penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dan PLN Nusantara Power, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan energi, pengembangan infrastruktur, serta mendukung program pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin koordinasi yang lebih erat antara Pemkab Minahasa dan PLN Nusantara Power demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Minahasa,” ujar Wabup Vanda.

Turut mendampingi Wabup, Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa. Kehadiran keduanya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam perencanaan dan implementasi program pembangunan yang ramah lingkungan serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Wabup Vanda Sarundajang Buka Pelatihan Mitigasi Bencana di Tompaso

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Wakil Bupati Minahasa yang juga Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara, Vanda Sarundajang, membuka Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Kecamatan Tompaso, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rekon Banjir Tahun 2025 ini digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa, bertempat di Taman Pustaka SHS Kawangkoan.

Dalam sambutannya, Vanda menegaskan pentingnya pelatihan kebencanaan bagi anggota Pramuka yang dilibatkan penuh dalam kegiatan ini.

“Adik-adik Pramuka adalah mitra strategis pemerintah, terbukti aktif sejak masa pandemi hingga berbagai misi kemanusiaan. Saya berharap mereka semakin siap siaga dalam penanggulangan bencana,” ujar Vasung, sapaan akrabnya.

Menurutnya, Minahasa merupakan salah satu daerah rawan bencana di Sulawesi Utara, mulai dari tanah longsor, banjir, kebakaran, hingga potensi tsunami. Karena itu, pembekalan teori, simulasi, dan keterampilan lapangan menjadi kebutuhan mendesak.

Vanda juga mengingatkan pentingnya edukasi masyarakat, terutama terkait perilaku sehari-hari yang dapat memicu bencana.

“Adik-adik harus memberi contoh, termasuk mengingatkan keluarga agar tidak membuang sampah sembarangan, sebab sampah adalah penyebab banjir. Ingat falsafah Sam Ratulangi: Sitou Timou Tumou Tou (manusia hidup untuk menghidupkan orang lain),” tandasnya.

Wabup mengapresiasi BPBD Minahasa yang memprakarsai kegiatan ini. Ia berharap pelatihan ini melahirkan kader-kader Pramuka yang tanggap bencana sekaligus mampu menjadi agen edukasi di tengah masyarakat.

Sebelumnya, Sekretaris BPBD Minahasa, Sandro Mogot, menyebut kegiatan ini merupakan langkah awal pihaknya dalam melibatkan Pramuka secara sistematis dalam mitigasi bencana.

“Peran Pramuka sangat penting dalam memberikan edukasi kebencanaan. Ini pertama kalinya BPBD menggelar pelatihan yang khusus menyasar Pramuka,” ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung dua hari (25–26 September 2025) diikuti anggota Pramuka Kwarcab Minahasa. Materi dibawakan pakar lingkungan UNIMA, Dr. Mercy M. F. Rampengan, S.Pi, M.App.Sc, PhD, bersama Basarnas Manado dan jajaran BPBD.

Kegiatan turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bagi warga terdampak bencana di Sonder, Langowan, Tompaso, dan Kawangkoan.

Hadir pula Camat Tompaso Barat Stefry Pandey, para lurah, hukum tua, serta pemangku kepentingan lainnya.

Tahap Pemeriksaan Saksi PN Tondano Gelar Sidang Pidana Kasus Penggelapan Dana PT Adicitra Anantara

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Pengadilan Negeri (PN) Tondano pada Kamis (25/9/2025) kembali menggelar persidangan kasus dugaan penggelapan dana perusahaan PT Adicitra Anantara yang dilaporkan sejak 19 Maret 2021. Dalam perkara ini, perusahaan mengalami kerugian lebih dari Rp1,152 miliar.

Kasus tersebut sebelumnya ditangani oleh Polres Tomohon dan kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon. Dari proses penyidikan, status tersangka seorang perempuan berinisial PMB ditingkatkan menjadi terdakwa.

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Dr. Erenst J., SH., MM. Pada persidangan sebelumnya, penasihat hukum (PH) terdakwa sempat mengajukan eksepsi. Namun, eksepsi tersebut ditolak Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena dinilai tidak cukup bukti untuk membantah dakwaan.

Memasuki tahap baru, persidangan Kamis (25/9) menghadirkan saksi korban, yakni Direktur PT Adicitra Anantara, Jemmy Tombuku. Dalam keterangannya, meski mendapat banyak pertanyaan dari penasihat hukum terdakwa, saksi tetap konsisten dengan sumpah dan keterangannya.

Sidang kemudian ditunda hingga pekan depan dengan agenda melanjutkan pemeriksaan saksi yang sama.

Kuasa hukum perusahaan, Tike Wuisang, usai sidang menyampaikan harapannya agar proses hukum berjalan tuntas, adil, serta memberikan kepastian hukum bagi pihaknya.

“Kami sangat menghormati persidangan ini. Kami meminta nama baik kami dipulihkan, sebab terdakwa diduga menyebarkan informasi tidak benar kepada yayasan yang pernah bekerja sama dengan perusahaan kami. Kami juga berharap terdakwa dihukum setimpal dan mengembalikan hak-hak perusahaan,” tegasnya.

Dalam sidang tersebut ada sesuatu yang menarik terjadi ,,pasalnya Hakim sempat menegur keras Kuasa hukum Terdakwa ,dimana mereka (pengacara) mengajukan pertanyaan seakan – akan kalimat yang dilontarkan kepada saksi adalah kalimat yang harusnya dari Hakim ,karena kata-kata tersebit mengandung arti penilaian hakim bukan kuasa hukum terdakwa.

“Maaf kalimat yang dilontarkan kepada saksi pelapor bukan ranah anda ,seharusnya kalimat yang mengandung unsur penilaian tersebut bukan keluar dari mulut Pengacara terdakwa,namun dari kami Hakim-hakim yang punya hak menilai dan keyakinan terhadap saksi .”Ujar Ketua majelis Hakim DR.ERenst J Ulean SH.MH ,yang juga ketua PN Tondano.

Wabup Vanda Sarundajang Tutup Kegiatan Advokasi Perlindungan Perempuan dan Anak

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID MINAHASA – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, menghadiri sekaligus memberikan materi serta secara resmi menutup kegiatan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Layanan Perlindungan Perempuan Kewenangan Kabupaten Minahasa Tahun 2025 yang digelar di Café Anos, Rabu (24/9/2025).

 

Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat layanan perlindungan perempuan dan anak.

 

“Upaya pencegahan dan penanganan tindak kekerasan harus dilakukan secara terpadu, berkelanjutan, serta berorientasi pada kepentingan korban,” tegas Vanda.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, sekaligus mendorong tindak lanjut hasil advokasi melalui pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

“Dengan adanya Satgas, Minahasa semakin siap memberikan perlindungan hukum, psikologis, maupun sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Minahasa, perwakilan Kejaksaan Negeri Minahasa Paskahlis Sumelang (Kasubsi Prapenuntutan Tindak Pidana Umum), Kepala Unit PPA Polres Minahasa AIPTU Grafland Karading, serta tim persiapan pembentukan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Minahasa Tahun 2025.

Dengan penutupan kegiatan tersebut, Pemkab Minahasa kembali menegaskan komitmennya mewujudkan daerah yang aman, ramah, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sekda Minahasa Buka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SLA Tompaso

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, membuka kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Sekolah Lanjutan Advent (SLA) Tompaso, Selasa (23/9). Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan materi kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Sekda Watania menegaskan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini. Menurutnya, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya di tingkat lokal, nasional, hingga global.

“Tantangan sekarang adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital yang seolah tanpa batas. Perkembangan ini harus dihadapi dengan kesiapan generasi muda,” ujar Watania.

Ia juga mengingatkan agar pemuda tetap berpegang pada empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Empat pilar ini harus terus dijaga dan dipertahankan,” tegasnya.

Selain itu, Sekda mengajak siswa untuk menumbuhkan cinta tanah air, memperkokoh persatuan, menjaga keamanan, serta menjadi pionir dalam mempertahankan keutuhan bangsa.

Asisten I Setdakab Minahasa sekaligus Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Drs. Riviva Maringka, M.Si, turut menyampaikan materi tentang peran pemuda dalam membangun komitmen kebangsaan.

“Generasi Z merupakan tahapan menuju generasi emas Indonesia. Mereka perlu mendapat perhatian serius dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah,” kata Maringka.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat generasi muda rentan pada pengaruh negatif, sehingga diperlukan pembinaan yang berkesinambungan agar tetap terarah pada hal-hal positif.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur SLA Tompaso, Drs. Joiske Sambow, S.Pd, bersama para guru dan siswa yang antusias mengikuti jalannya acara.

Bupati Dondokambey Dampingi Gubernur Sulut Ziarah ke Makam Pahlawan Dr. G.S.S.J. Ratulangie

MINAHASA,POSTKOTANEWS.CO.ID – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., MAP., mendampingi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam Upacara Ziarah di Makam Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangie. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Utara.

Upacara yang berlangsung khidmat di Monumen Dr. G.S.S.J. Ratulangie, Kelurahan Wawalintouan, Kecamatan Tondano Barat, dipimpin langsung Gubernur Yulius Selvanus sebagai inspektur upacara.

Turut hadir jajaran pejabat Pemprov Sulut dan Pemerintah Kabupaten Minahasa. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat atas jasa besar Dr. Ratulangie bagi Indonesia, khususnya Sulawesi Utara.

Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa momen ziarah ini bukan sekadar rangkaian peringatan HUT provinsi, melainkan kesempatan untuk meneladani semangat juang dan nasionalisme sang pahlawan.

“Sebagai generasi penerus, kita wajib menjaga nilai-nilai perjuangan yang diwariskan pendahulu, demi membangun daerah dan bangsa yang lebih maju,” ujarnya.

Upacara diakhiri dengan prosesi tabur bunga di makam pahlawan sebagai simbol penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.