OPINI : Antara Pertanian, Pembangunan vs  Masa Depan

opini470 Dilihat
PENULIS : RISKY VARLY PANTOW

WAPEMRED postkota.net

Cengkih dan Kopra serta beragam jenis Holtikultura di Sulawesi Utara (Sulut) merupakan salah satu hasil pertanian terbaik di Indonesia. Sayangnya, di balik fakta tersebut ternyata pertanian di Sulut masih memiliki berbagai masalah besar dari hulu hingga hilir yang menghambat kemajuan pertanian di daerah ini.

Pertanian merupakan salah satu sektor vital menghadapi perkembangan populasi manusia di daerah maupun di Negara, utamanya penyedia pangan serta lapangan pekerjaan.

Namun begitu, seiring perkembangan saat ini, lahan pertanian di Sulut  kian surut. Sebelumunya, alih fungsi lahan pertanian yang disulap menjadi sebuah bangunan. Tingginya populasi penduduk dan faktor sosial menjadi penyebab itu terjadi.

Baca juga:  Ketua Dewan Pers Terancam Quattrick Dijabat Eks Pejabat

Contohnya di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Kecamatan Tompaso Raya, dulunya tempat pertanian kini dijadikan lokasi pembangkit listrik tenaga uap yang luasnya berhektare-hektar. Ditambah lagi dengan pembebasan lahan pada tahu 2022 dengan lokasi lahan yang sangat luas.

Hal ini menjadi warning bagi pemerintah dan warga, jika dikemudian hari lokasi/lahan pertanian semakin sempit, imbasnya pada bahan pokok hasil pertanian yang bisa membuat Negara akan ketergantungan dengan import pada Negara lain.

Ini harus diperhatikan lagi oleh pemerintah, dengan memberikan solusi dan aturan yang terbaik bagi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *